Kampus Utama Hidayatullah Medan Tuan Rumah Sosialisasi Asesmen Nasional Tingkat MTs

DELI SERDANG (Hidayatullah.or.id) — Kampus Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Tanjung Morawa, Medan, Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sosialisasi Asesmen Nasional Tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang diikuti oleh unsur pendidik perwakilan berbagai sekolah madrasah Se Kabupaten Deli Serdang yang dibuka hari ini, Kamis (7/1/2021).

Seperti diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) kini terus menyosialisasikan Asesmen Nasional sebagai pengganti Ujian Nasional pada 2021.

Asesmen Nasional merupakan program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengatakan perubahan mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

Asesmen Nasional juga tidak menggantikan peran UN dalam mengevaluasi prestasi atau hasil belajar murid secara individual. Melainkan menggantikan peran UN sebagai sumber informasi untuk memetakan dan mengevaluasi mutu sistem pendidikan.

Merangkum laman Direktorat Sekolah Dasar berdasarkan paparan materi diskusi Rapat Koordinasi Asesmen Nasional, 6 Oktober 2020, Asesmen Nasional untuk kelas 5 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) akan digelar pada bulan Agustus 2021.

Sementara, Kelas 8 SMP/MTs akan mengikuti Asesmen Nasional pada pekan ketiga Maret 2021, dilanjutkan paket C pada pekan keempat. Di awal April 2021, giliran Paket A dan Paket B mengikuti Asesmen Nasional. Lalu, Untuk kelas 11 SMA/MA dilaksanakan pada pekan pertama Maret 2021, dan Kelas 11 SMK pada pekan kedua Maret 2021.

Direktur Sekolah Dasar Kemendikbud Sri Wahyuningsih menerangkan, Asesmen Nasional terdiri dari tiga bagian yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. Asesmen Nasional dilaksanakan menggunakan komputer dan secara daring alias online. Murid mengerjakan pada sesi dengan jadwal yang ditentukan dan dengan diawasi. Sedangkan Guru dan kepala satuan pendidikan mengerjakan survei secara mandiri dengan periode waktu yang cukup panjang.

Untuk jenjang SD/MI, di hari pertama Asesmen Nasional dilakukan tes literasi 75 menit dan survei karakter 20 menit. Hari kedua dilakukan tes numerasi 75 menit dan Survey Lingkungan Belajar 20 menit.

Untuk jenjang SMP/MTs, SMA/MA dan SMK, di hari pertama dilakukan tes literasi 90 menit dan Survei Karakter 30 menit. Hari kedua, tes numerasi 90 menit dan Survei Lingkungan Belajar 30 menit.

Pembaca yang budiman juga bisa mengunduh dokumen tanya jawab seputar Asesmen Nasional dan perbedaan Asesmen Nasional dengan Ujian Nasional (UN) di situs resmi Pusat Penilaian Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Puspendik Kemdikbud) atau klik tautannya [di sini].*/(ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.