Hidayatullah Gelar Rangkaian Pertemuan Nasional, Kader Tetap Jaga Kesehatan

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Di akhir tahun 2021 ini, perkumpulan ormas Hidayatullah menggelar serangkaian pertemuan tingkat nasional yang terbilang cukup padat. Oleh karena itu, segenap kader terutama peserta untuk tetap selalu menjaga kondisi kesehatan (imun) dan terus meningkatkan kualitas spiritual (iman).

“Semoga yang semua kita mujahadahkan, yang kita musyawarahkan, bisa kita laksanakan dengan baik,” kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Hidayatullah Dr (Cd) Abdul Ghofar Hadi dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Rabu, 19 Rabiul Akhir 1443 (24/11/2021).

Dengan kesehatan diri yang optimal, segar bugar, dan selalu stabil, maka berbagai amanah yang diembankan bisa dijalankan dengan baik. “Mari kita jaga kondisi kesehatan untuk melaksanakan amanah organisasi dan amanah Islam ini dengan baik,” kata Abdul Ghofar.

Abdul Ghofar menyebutkan sejumlah rangkaian agenda nasional yang akan digelar oleh Hidayatullah. Pada tanggal 23 November ini, telah dilakukan acara Rapat Pleno yang digelar di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jln Cipinang Cempedak I/14, Otista, Polonia, Jakarta.

Lalu selanjutnya, pada tanggal 24 hingga 25 November digelar Sidang Pleno yang dihadiri semua unsur pengurus harian Dewan Pengurus Pusat (DPP), semua unsur pengurus Dewan Mudzakarah (DM), Dewan Murabbi Pusat (DMP), dan Majelis Penasehat (MP).

Kata Ghofar, Sidang Pleno ini akan membahas 3 hal topik yaitu berkenaan dengan Peraturan Organisasi, Rancangan Program Kerja Tahun 2022, dan rancangan Rencana Aggaran Pendapatan Belanja Organisasi (RAPBO) tahun 2022.

Kemudian, secara intensif selama 2 hari yakni pada tanggal 7 hingga 8 Desember dilangsungkan Musyawarah Majelis Syura (MMS) yang akan dihadiri oleh Pemimpin Umum, seluruh anggota Majelis Penasehat, seluruh anggota Dewan Pertimbangan, seluruh anggota Dewan Mudzakarah, seluruh anggota Dewan Murabbi Pusat, dan seluruh pengurus harian DPP Hidayatullah.

“DI MMS akan memutuskan kebijakan terkait dengan Peraturan Organisasi, Rancangan Program Kerja Tahun 2022, dan rancangan Rencana Aggaran Pendapatan Belanja Organisasi (RAPBO) tahun 2022, serta beberapa kebijakan strategis organisasi lainnya,” kata Ghofar.

Selanjutnya, puncaknya adalah acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) selama 3 hari digelar pada tanggal 9-11 Desember yang akan dihadiri oleh seluruh pengurus harian DPP Hidayatullah, DPW Hidayatullah se Indonesia, seluruh pengurus harian Kampus Induk dan Kampus Utama, seluruh pengurus inti organisasi pendukung yaitu Muslimat Hidayatullah dan Pemuda Hidayatullah, serta dihadiri amal dan badan usaha Hidayatullah tingkat pusat.

Ghofar menyebutkan, tema Rakernas 2021 ini adalah Konsolidasi Idiil Organisasi dan Wawasan Menuju Standarisasi, Sentralisasi, dan Integrasi Sistemtik.

“Tema ini memang sama dengan tema Rakernas tahun lalu karena kita ingin menguatkan terkait dengan konsolidasi idil, konsolidasi organisasi, dan konsolidasi wawasan kita tentang Islam dan Hidayatullah ini untuk bagaimana program program yang diangkat ini terstandar, tersentral, dan juga terintegrasi secara sistemtik,” tandasnya. (ybh/hio)