Posdai Pusat Gelar Raker, Angkat 3 Program Utama

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) – Persaudaraan Dai Indonesia (Posdai) Pusat menggelar Rapat Kerja (Raker) yang digelar intensif di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jln Cipinang Cempedak I/14, Otista, Polonia, Jakarta, Rabu, 10 Jumadil Akhir 1443 (13/1/2022).

Ketua Bidang Dakwah dan Pelayanan Umat Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Nursyamsa Hadis, dalam sambutannya membuka acara tersebut, mengatakan Posdai harus berfokus pada gerakan membangun peradaban Islam melalui turunan program yang dicanangkannya.

“Visi Hidayatullah adalah membangun peradaban Islam dan salah satu instrumen dalam membangun peradaban Islam adalah PosDai,” katanya seperti dikutip dari laman Posdai.

Menurut Nursyamsa, diantara aspek seperti pendidikan dan sosial masuk ke dalam cakupan gerakan Posdai yang dibingkai dalam satu wadah besar program dakwah.

Berkenaan dengan pendidikan, terang dia, Posdai telah menyelenggarakan program Sekolah Dai yang telah berjalan di beberapa daerah seperti Bogor, Parepare, Palu dan lain sebagainya.

Menurutnya, tujuan pendidikan Sekolah Dai sejalan dengan amanat konstitusi sebagaimana dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 3 yakni dalam rangka mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Dengan semakin banyak lahir dai dan kemudian Posdai terus menguatkan peran mereka, maka diharapkan peradaban bangsa semakin maju dan bermartabat yang dijiwai oleh nilai nilai Islam,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan kepada pengurus Posdai Pusat agar senantiasa menjaga niat tulus kepada Allah SWT serta menyelenggarakan program yang telah ditetapkan secara profetik dan profesional.

Di satu sisi, Posdai harus terus berpacu mengembangkan sumber daya yang mumpuni, andal, kapabel, profesional, dan berintegritas. Di sisi lain, terang dia, Posdai juga menjadikan etos kerja profetik sebagai nilai utama.

“Etos kerja profetik mengambil inspirasi dari ajaran nabi Muhammad SAW yang memiliki prinsip mengutamakan integrasi atau holistik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Posdai Pusat Ust Samani Harjo mengatakan, selain melakukan evaluasi, sosialisasi, dan egalisasi persepsi, raker ini juga menyepakati 3 Program Utama Nasional yang selanjutnya akan diderivasi ke Posdai wilayah dan daerah.

Adapun ketiga Program Utama Nasional tersebut adalah Desa Mengaji, Sekolah Dai, dan Gerakan Nasional Dakwah Membaca dan Belajar Al Qur’an (Grand MBA). Selain itu, juga menyepakati Program Nasional lainnya yaitu Sahabat Dai, Sahabat Muallaf, Sarana Dakwah, dan Funding.

“Sebagai ikhtiar untuk memantapkan gerakan, Posdai menerapkan key performance indicator yang diharapkan dapat mengukur sejauh mana langkah dan khidmat dakwah keumatan telah dicapai,” kata Samani.

Samani berharap, Posdai dengan jaringannya yang terbesar dari Sabang sampai Merauke mampu berkontribusi lebih optimal lagi dalam memajukan dakwah untuk kebaikan umat, agama, bangsa, dan negara dalam bingkai peradaban Islam yang universal penuh keberkahan.

Dia juga berharap Posdai dapat terus memberikan kontribusi dalam memdukung berbagai kegiatan dakwah di pedalaman, terluar, terpencil, dan minoritas, serta mendukung kiprah para dai mengabdi di berbagai titik.

“Semoga Posdai terus melangkah maju dengan tagline Bersamai Dai Membangun Negeri dalam bingkai peradaban Islam yang kehadirannya untuk seluruh alam dan rahmat bagi semua. Kaffatan linnas rahmatan lil ‘aalamiin,” pungkasnya.

Raker ini dipesertai oleh seluruh pengurus Posdai Pusat. Hadir juga unsur Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah Ust Iwan Abdullah dan Anggota Dewan Mudzakarah Ust Akib Junaid sekaligus pengawas Posdai serta Koordinator Grand MBA Ust Agung Tranajaya, dan Ust Muhdi Muhammad.

Pembukaan raker ini juga dihadiri oleh Ketua Departemen Komunikasi dan Penyiaran DPP Hidayatullah Drs. Shohibul Anwar, M.Pd.I yang juga memberikan pengarahan selaku dewan pembina Posdai.*/Makrifatullah