PT Telkom – LPH Hidayatullah Kerjasama Penerapan Blockchain Sertifikasi Industri Halal

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) – PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) dan Lembaga Pemeriksa Halal Hidayatullah (LPH Hidayatullah) resmi menjalin kerjasama dalam upaya pemanfaatan teknologi digital secara lebih maksimal. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan di The Telkom Hub, Jl. Gatot Subroto No. 52 Jakarta Selatan, Jakarta, Senin, 16 Safar 1444 (12/09/2022).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ery Punta Hendraswara sebagai Deputy EVP Digital Tech & Platform – Divisi Digital Business & Technology PT. Telkom Indonesia, dan Muhammad Faisal sebagai Ketua Lembaga Pemeriksa Halal Hidayatullah (LPH Hidayatullah).

Acara ini juga dihadiri dan disaksikan oleh Asih Subagyo (Ketua Bidang Pembinaan & Pengembangan Organisasi DPP Hidayatullah – Pembina LPH Hidayatullah) dan Muzakkir (Direktur Hidayatullah Institute). Kerjasama itu dimulai dengan pemanfaatan teknologi blockchain yang diinisiasi oleh PT. Telkom Indonesia Tbk.

Dalam keterangannya, Ketua Lembaga Pemeriksa Halal Hidayatullah Muhammad Faisal, mengatakan terjalinnya kerjasama ini bertujuan eksplorasi dan proof of concept teknologi blockchain pada proses sertifikasi industri halal untuk profesi pelaksana sertifikasi, produk dan entitas usaha.

Faisal menjelaskan, LPH Hidayatullah merupakan perkumpulan yang memiliki lembaga pemeriksa halal yang pada tujuan pembentukannya adalah menjadi pelopor halal food dengan cara mengedukasi masyarakat lebih memperhatikan soal kehalalan makanan yang dikonsumsi setiap hari serta membantu pemerintah untuk memberikan perlindungan dan jaminan tentang kehalalan produk yang dikonsumsi dan digunakan masyarakat.

“Nantinya, berkat penggunaan teknologi blockchain yang disediakan oleh Telkom, LPH Hidayatullah bisa semakin mengeksplorasi dan memaksimalkan potensi dalam memudahkan pelaku usaha mengurus proses sertifikasi halal dan mengecek keabsahan sertifikasi tersebut,” kata Faisal.

Ery Punta Hendraswara selaku Deputy EVP Digital Tech & Platform – Divisi Digital Business & Technology PT. Telkom Indonesia menambahkan, sebagai perusahaan berplat merah yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi dan informasi (TIK), Telkom tentu tidak mau tertinggal dalam pengembangan teknologi blockchain.

Melalui divisi Digital Business & Technology dengan payung Leap-Telkom Digital, Telkom tengah mengembangkan teknologi blockchain yang bisa dijadikan sarana untuk penyimpanan data yang lebih tersusun dan tercipta keabsahan sertifikat untuk produk sertifikasi profesi, penelitian, industri halal, dan tata kelola lembaga yang dikelola oleh Lembaga Pemeriksa Halal Hidayatullah.

“Hingga saat ini, tidak sedikit perusahaan-perusahaan di Indonesia dan negara-negara di dunia yang terus mengembangkan teknologi blockchain sebagai garda terdepan untuk mengelola data. Seiring perjalanannya di era digital, teknologi blockchain digadang sebagai teknologi yang memiliki karakteristik transparan dan desentralisasi dari setiap pencatatan transaksi data. Sehingga setiap data yang ada di blockchain terdistribusikan ke semua orang di jaringan dan informasi yang disimpan dalam blockchain, tidak bisa diubah dan dihapus,” terangnya.

Agar masyarakat di tanah air bisa menikmati pengalaman pemanfaatan teknologi blockchain, Telkom turut membangun dan membantu masyarakat untuk bisa memiliki data yang aman serta transparan, seiring dengan perkembangan industri digital di Indonesia yang tumbuh sangat cepat.

“Kehadiran teknologi blokchain yang dikembangkan oleh Telkom diharapkan dapat berkontribusi untuk memastikan nilai-nilai dari teknologi digital, sehingga bisa memberikan manfaat ke banyak pihak terutama mereka yang bergerak di perusahaan dan lain sebagainya,” imbuh Ery.

Kerjasama antara Telkom dan LPH Hidayatullah diantaranya meliputi Costumer Experience Exploration berupa sertifikasi profesi, penelitian, industri halal, dan tata kelola lembaga. Keduanya juga melakukan eksplorasi kerja sama dalam pengembangan literasi dan menjadikan harta benda wakaf lebih produktif.

Kerjasama juga meliputi proof of concept pada pengembangan penggunaan teknologi blockchain yang diterapkan pada sertifikasi profesi, industri halal, tata kelola lembaga. Serta dapat memudahkan seluruh konsumen untuk mengetahui rekam jejak sertifikat halal suatu produk/jasa dan memudahkan LPH Hidayatullah dalam memonitor kinerja dan rekam jejak para pendamping proses produk halal dan auditor halal.

Leap-Telkom Digital merupakan umbrella brand produk dan layanan digital Telkom termasuk teknologi blockchain, untuk mendongkrak kemapanan digitalisasi data pada masyarakat Indonesia.

Dengan adanya Leap, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekosistem digital di tanah air demi mengakselerasi terwujudnya kedaulatan digital nasional, sejalan dengan target pemerintah dalam beberapa tahun mendatang. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengakses https://leap.digitalbisa.id/.