Diserap Bursa Kerja, Sarjana Ekonomi STIE Hidayatullah Menjadi Penggerak Pembangunan

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

DEPOK (Hidayatullah.or.id) – Wisudawan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah langsung diserap bursa kerja termasuk 82 orang yang dikukuhkan sebagai Sarjana Ekonomi yang wisuda hari ini di Aula Sarbini, Jalan Pusdika Raya Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (23/09/2017).

“Sebanyak 82 orang wisudawan ini akan bergabung dengan 417 orang alumni STIE Hidayatullah Depok yang sebelumnya sudah berkiprah di tengah masyarakat sebagai penggerak pembangunan,” kata Ketua STIE Hidayatullah Depok DR. Dudung Amadung Abdullah ketika menyampaikan pidatonya.

Dudung mengatakan, para alumni STIE Hidayatullah Depok sudah tersebar sebagai insan mandiri penggerak pembangunan di tengah-tengah masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

“Wisuda ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan peristiwa penting yang menunjukkan berakhirnya tugas layanan dan asuhan kami secara formal kepada mahasiswa STIE Hidayatullah Depok dalam mengembangkan potensinya,” katanya.

Lebih dari itu, lanjutnya, wisuda adalah peristiwa penting untuk menandai batas antara tahapan kehidupan belajar di kampus dengan status mahasiswa dan tahapan kehidupan pengamalan ilmu di tengah masyarakat dengan status sebagai Sarjana yang siap merancang dan Pelaku Pembangunan di negeri ini.

“Kehidupan yang akan Saudara-saudara hadapi adalah dunia yang sangat kompleks, yang merupakan ciri khas kehidupan di manapun dan kapanpun Saudara berada. Semua orang, termasuk lulusan perguruan tinggi, akan menghadapi kenyataan kehidupan yang demikian,” imbuhnya.

Kehidupan yang kompleks itu, menurut Dudung, harus dihadapi para sarjana dengan kesiapan spiritual, mental dan inelektual.

“Saudara juga harus hadapi dengan sikap optimis. Sebagai lulusan STIE Hidayatullah Depok, Saudara-saudara telah dibekali nilai-nilai Spiritual yang dibingkai dengan manhaj Sistematika Wahyu sebagai panduan gerakan Hidayatulah,” katanya berpesan.

Dudung menyebutkan, para wisudawan sudah diperkaya dengan pengetahuan, kecerdasan emosi, keterampilan serta bekal hidup yang memadai. Dengan potensi ruhiyah, fikriyah, dan jasadiyah yang yang sudah dikembangkan di Kampus Peradaban Hidayatullah Depok, wisudawan diharapkan bisa membangun masyarakat yang kompleks tersebut dengan karakter Qur’an.

“Keberhasilan Saudara-saudara dalam menyelesaikan studi di STIE Hidayatullah Depok ini adalah berkat usaha dan kerja keras Saudara-saudara dalam menempuh studi. Saudara telah menunjukkan usaha yang sungguh-sungguh dan berhasil melewati masa-masa sulit yang penuh tantangan dan cobaan. Saudara-saudara telah mendapatkan pengalaman belajar dan hasil belajar yang memadai untuk membekali diri dalam menempuh kehidupan pascastudi,” kata Dudung dalam pidatonya.

Dudung mengharapkan para alumni ini pandai dan bijak dalam memanfaatkan pengalaman belajar dan hasil belajar itu demi keberhasilan kehidupan lebih lanjut.

Dudung mengajak wisudawan untuk memaknai keberhasilan saat ini sebagai momentum untuk berusaha dan bekerja lebih keras lagi demi keberhasilan yang akan datang dengan membawa nama baik STIE Hidayatullah Depok sebagai almamater.

“Saudara Wisudawan juga harus paham bahwa almamater Saudara telah memiliki identitas diri sebagai Universitas Pembelajaran, Learning University. Dengan identitas itu, Saudara-saudara tidak hanya belajar di kampus ini, tetapi juga memetik pelajaran dari kampus ini,” ungkapnya.

Lebih jauh Dudung mengemukakan, proses pendidikan yang berkualitas merupakan bagian dari komitmen STIE Hidayatullah Depok dalam menjalankan perannya di dunia pendidikan tinggi. Dari sisi pedagogi pembelajaran, kata dia, pendekatan student-centered learning telah dan akan terus diterapkan dalam proses pembelajaran.

Konsekuensi dari penerapan pedagogi ini, mahasiswa maupun staf pengajar perlu menjalankan peran baru dalam proses interaksi yang berlangsung. Penjaminan mutu menjadi penting untuk melakukan pemantauan proses pendidikan tersebut.

“STIE Hidayatullah Depok akan bekerja keras untuk menjaga kualitas pendidikan yang dilakukan. Pengelolaan bidang akademik juga telah dikoordinasikan melalui penerapan Sistem SIAKAD guna lebih mencermikan pengelolaan yang transparan, akuntabel, responsif, dan dinamis sesuai dengan dinamika kegiatan akademik di lingkungan STIE Hidayatullah Depok,” katanya.

Dengan sistem SIAKAD, lanjut Dudung, data kemahasiswaan dapat diakses secara online sebagaimana tuntutan aturan, demikian juga ijazah yang dikeluarkan oleh STIE Hidayatullah dapat dipertanggungjawabkan secara akademik dan bisa dipantau oleh masyarakat karena terintegrasi dengan SIFIL (Sistem Informasi Ijazah Online) yang diterapkan oleh Kementerian Pendidikan Republik Indonesia.

Dudung menambahkan, terkait lulusan yang dihasilkan, alumni STIE Hidayatullah Depok tidak hanya dibekali Surat Berharga yang bernama Ijazah, tapi juga diberikan Sertifikat Keahlian Pendamping Ijazah (SKPI), dalam hal ini alumni STIE Hidayatullah sudah dibekali keahlian sebagai Amil ZISKAF.

“Sehingga Alumni STIE Hidayatulah Depok lebih banyak tersebar dipenjuru Nusantara sebagai Manajer Cabang serta posisi lainnya pada Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan tugas yang berujung menghasilkan lulusan ini, STIE Hidayatullah Depok telah mendapatkan kesediaan kerja sama dan bantuan berbagai pihak, baik pemerintah maupun perusahaan mitra.

Atas kerja sama dan bantuan tersebut, Dudung mengatakan pihaknya menyampaikan terima kasih antara lain kepada Bapak Gubernur Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Koordinator Koppertis Wilayah IV Jawa Barat, Ketua Umum APTISI dan Ketua APTISI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Ketua Umum DPP Hidayatullah, Ketua DPW dan DPD Hidayatullah seluruh Indonesia, Baitul Maal Hidayatullah, seluruh Amal Usaha dibawah Perkumpulan Hidayatullah, Konsultan Perguruan Tinggi (KPT) yang selama dua tahun terakhir ini sudah menjalin kerjasama, serta semua pihak yang telah mendukung baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pihaknya juga menyampaikan terimakasih tak terhingga kepada tokoh senior Hidayatullah yang juga sebagai orangtua civitas kampus STIE Hidayatullah diantaranya DR. KH. Abdul Mannan, SE, MM dan DR. (Cand) Abu A’la Abdullah yang telah memberikan kepercayaan dan bimbingan dalam melaksanakan proses pendidikan di STIE Hidayatullah.

“Ucapan yang sama kami sampaikan Kepada Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok yangsangat berjasa dalam pelaksanaan tugas kami. Atas jasa baik itu, semuanya, kami sampaikan terima kasih,” pungkas Dudung. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.