Hidayatullah Ajak Umat Bersatu dan Kedepankan Akhlak

Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (kanan) bersama Ketua Umum DPP Hidayatullah Nashirul Haq bertukar cinderamata di sela-sela Rakernas III Hidayatullah di Mataram, NTB, Sabtu (02/12/2017). / Abu Ilmia

MATARAM (Hidayatullah.or.id) – Ketua Umum Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah Nashirul Haq menyerukan kepada segenap komponen umat dan bangsa untuk merekatkan persatuan serta mengedepankan akhlak terpuji.

“Ukhuwah dan persatuan adalah kunci kekuatan dan kemenangan. Perselisihan, pertikaian, dan perpecahan adalah penyebab kelemahan dan kekalahan,” kata Nashirul dari arena Rakernas III Hidayatullah 2017 di Asrama Haji Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahad (3/12/2017).

Nashirul mengatakan, umat dan bangsa Indonesia akan bertumbuh menjadi bangsa yang maju apabila berhasil mewujudkan persatuan.

“Umat dan bangsa ini akan kuat, maju dan bermartabat jika terwujud persatuan dan ukhuwah,” tegasnya.

Lebih dari itu, Nashirul menyerukan untuk mengedepankan kepentingan ummat yang lebihh besar di atas kepentingan diri dan golongan.

“Mari kita sepakat dalam masalah yang prinsip yaitu akidah dan saling toleran (tasamuh) dalam masalah furu’iyah fiqhiyah, yakni perbedaan pendapat yang bersifat ijtihadi,” imbuhnya.

Menyikapi isu intoleransi, radikalisme, termasuk tahun politik 2018 mendatang dan beragam isu kebangsaan lainnya, Nashirul menyerukan agar selalu mengedepankan akhlak dan etika.

“Jangan saling menuding dan menuduh, lakukan tabayyun dan klarifikasi. Mari berkompetisi secara sehat dan fair dlm berpolitik. Jangan saling menjatuhkan,” pungkasnya.

Rakernas III Hidayatullah Tahun 2017 ini dibuka oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Amin. Dalam sambutannya, Wagub mendorong jajaran Hidayatullah terus membimbing umat menuju pengamalan ajaran Islam secara kaffah sesuai dengan perintah Allah dan rasul-Nya.

Menurut Amin, hal ini penting dilakukan mengingat saat ini umat membutuhkan bimbingan dan pembinaan dari seluruh komponen guna menghindarkan umat dari kekeliruan menafsirkan ajaran Islam.

Pada Sabtu (2/12/2017) malam giliran Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang (TGB) Dr Zainul Majdi menjamu peserta di rumah jabatannya.

Dalam sambutannya pada kesempatan tersebut, Gubernur Majdi mendorong umat Islam dapat mengenang kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan semangat mengamalkan al-Qur’an.

“Masih dalam suasana kita mengenang kelahiran manusia agung Nabi Muhammad, maka komitmen kita adalah menjadikan al-Qur’an dan Rasul seperti saudara kembar yang tidak boleh dipisahkan,” ucapnya kala menjamu seluruh peserta Rakernas III Hidayatullah di Pendopo Gubernur NTB di Mataram, semalam, Sabtu (02/12/2017).

Merespons situasi kekinian, TGB menyatakan, hal penting yang harus diutamakan dan ditekankan dalam kehidupan umat Islam adalah persatuan, bukan perpecahan. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.