Saatnya SAR Hidayatullah Berkiprah di Level Internasional

BOGOR (Hidayatullah.or.id) -– Inisiator sekaligus salah satu pendiri Search and Rescue (SAR) Hidayatullah, Ustadz Supriyadi menegaskan bahwa sudah saatnya SAR Hidayatullah sebagai organisasi kemanusiaan yang concern di bidang penanganan kebencanaan untuk go internasional.

Hal ini disampaikan pada sesi Spirit Pagi Mubes V SAR Hidayatullah (07/11/2020). Beliau menyebutkan bahwa eksistensi SAR Hidayatullah di tingkat nasional sudah sangat kuat dan diakui banyak pihak. Dimanapun terjadi bencana, SAR Hidayatullah hampir bisa dipastikan kehadirannya.

“Sebagai bahan evaluasi dan motivasi bersama, eksistensi dan kiprah SAR Hidayatullah yang kuat di level nasional harus kita perluas ke tingkat Internasional. Dalam forum musyawarah ini kita harus menajamkan visi, mapping kita harus meng-Indonesia bahkan dunia”, jelas Supriyadi.

Supriyadi, yang juga menjabat sebagai Wakil 1 Kwarnas Pramuka menambahkan, forum musyawarah ini jangan hanya sekedar membahas pasal dan memilih pemimpin. Lebih dari itu, kehadiran pengurus SAR Hidayatullah dari seluruh penjuru Indonesia dalam rangka menguatkan jalinan koordinasi, silturrahim, dan ukhuwah. Serta dalam rangka mengusung visi besar lembaga yaitu mewujudkan peradaban Islam dan Indonesia yang lebih bermartabat.

SAR Hidayatullah secara resmi menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-V yang dibuka hari ini, berlangsung di Kampus Pondok Qur’an Hidayaturrahman, Ciawi. Berada di Kaki gunung Bungalow, 16 km arah selatan dari pusat kota Bogor. Digelar selama 2 hari, Sabtu s/d Ahad, 7-8 November 2020.

Mubes V SAR Hidayatullah ini bertema “Meneguhkan Komitmen dan Kemandirian sebagai Lembaga Kemanusiaan untuk Indonesia Bermartabat”. Dihadiri hampir 100 orang peserta mulai dari ujung pulau Sumatera hingga Papua. Terdiri dari Pembina, Pengawas, Majelis Pertimbangan Pusat, Pengurus Pusat, dan Pengurus Wilayah se-Indonesia. 20 Pengurus Wilayah yang hadir mulai dari Batam, Bengkulu, Jabodetabek, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara, hingga Timika Papua.

Sementara itu, Ustadz Dr. Nashirul Haq Lc. MA. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah dalam sambutannya mengatakan bahwa SAR Hidayatullah merupakan bagian penting dari ormas Hidayatullah. Kehadiran dan kemanfaatannya diberbagai medan bencana sangat dirasakan oleh masyarakat yang tertimpa musibah.

Beliau juga menambahkan, seluruh anggota SAR Hidayatullah hendaknya memiliki kualitas jasadiyah dan ruhiyah yang kuat. Tidak hanya mengandalkan kemampuan dan kecakapan skill semata, tetapi juga harus senantiasa mengharapkan pertolongan serta melibatkan Allah dalam setiap operasi kemanusiaanya.

“Harapannya kedepan, SAR hidayatullah mampu berkontribusi secara maksimal, terutama dalam memberikan edukasi kepada warga Hidayatullah dan masyarakat pada umumnya agar lebih siap dan waspada serta tidak gagap dalam menghadapi bencana,” harap ust. Nashirul.

Rencananya, kegiatan Mubes V ini akan dirangkai dengan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) lanjutan Navigasi darat di Cibodas, Jawa Barat. Sebagaimana diketahui, SAR Hidayatullah merupakan organisasi pendukung ormas Hidayatullah yang bertugas dalam aksi kemanusiaan terutama tanggap darurat bencana, mitigasi, kewaspadaan dini dan rehabilitasi pasca bencana. *Cakrud

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.