Rakernas Depsos dan Depkes Komitmen Tingkatkan Kualitas

rakernas-i-depsos-depkes-komitmen-tingkatkan-kualitas img_20161106_154536Hidayatullah.or.id – Rapat Kerja Nasional I Departemen Sosial dan Departemen Kesehatan Hidayatullah berkomitmen  meningkatkan mutu serta kualitas kedua departemen amal usaha tersebut.

Kesepakatan komitmen tersebut dibacakan Ketua Departemen Sosial DPP Hidayatullah, Muhammad Arasy Arhat, saat penutupan Rakernas ini di Gedung Pusdiklat Kampus Hidayatullah Depok, Jawa Barat, Ahad (06/11/2016).

Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan yang Berkeadilan, menurut Arasy, perlu terus didorong mutu dan peningkatan kualitasnya dengan menyasar kalangan dhuafa sebagaimana telah menjadi program pemberdayaan Hidayatullah yang bertalian dengan Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA).

“Diperlukan sinergi yang baik antar semua lini. Karena itu Rakernas pertama ini adalah dalam membangun basisnya,” kata Arasy.

Sementara itu, Ketua Bidang Pelayanan Ummat DPP Hidayatullah, Fathul Adhim, dalam pengarahannya menutup Rakernas ini, memberi apresiasi yang tinggi kepada pesera yang telah mengikuti rangkaian acara dengan baik.

Apalagi sebelumnya, peserta perwakilan yang datang dari seluruh Indonesia ini sempat ikut menjadi peserta aksi damai GNMF MUI di Jakarta pada Jum’at (4/11/2016). Kendati lelah, peserta tetap semangat mengikui acara dengan jadwal yang cukup intens selama 3 hari.

“Terimakash atas daya juang saudara-saudara semua. Sudah capek. Apalagi sempat ikut aksi damai. Jerih payah saudara selama 2 hari ikut memikirkan Depsos dan Depkes insya Allah dibalas kebaikan oleh Allah Ta’ala,” kata Fathul Adhim.

Fathul mendorong departemen sosial di kampus-kampus yang ada bersinergi dengan DPW dan DPD se-Hidayatullah se-Indonesia terus dikuatkan peranannya. Fathul mengatakan, bidang sosial di awal perlangkahan Hidayatullah bagaikan anak emas dengan banyaknya didirikan panti asuhan.

Namun, kini bidang ini dinilai sedikit mengalami stagnasi. Karenanya, dengan terbangunnya saling keterhubungan yang baik antar bidang-bidang lainnya diharapkan dapat bertumbuh kembali.

“Di era ormas ini bidang sosial harus terus ditingkatkan sebagaimana dulu masa orsos yang bisa melahirkan kader juga. Saya berharap dengan momentum Rakernas pertama ini Depsos kembali menemukan jatidirinya sebagai ‘anak emas’,” kata Fathul.

Fathul berharap bidang sosial Hidayatullah masa mendatang dapat memberikan beasiswa sebesar 60 bahkan hingga 80 persen bagi santri/murid dari kalangan dhuafa.

“Kita mau bidang sosial dan kesehatan memiliki daya tarik tersendiri. Karena itu, kita kuatkaN PPAS. Ada pelatihan untuk mengelola PPAS. Depkes juga begitu. Yang belum ada kita adakan,” seru Fathul.

Menurut Fathul, mengadakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada kemudian menjadi ada merupakan pekerjaan yang tidak ringan. Karenanya, pesan dia, niatkan pekerjaan ini semata-mata karena Allah Ta’ala dan melayani manusia karena peran hamba-Nya adalah kaffatan linnas rahmatan lil alamiin.

“Bagaimana yang awalnya tidak ada menjadi ada. Ini berat memang. Makanya saya bilang amal usaha yang tidak berinovasi akan takluk. Kalau bukan kita siapa yang lagi yang mau membesarkan ini,” pungkasnya. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.