Bahas Dakwah di Ibukota, Syabab Hidayatullah Undang Tokoh Muhammadiyah

Bahas Dakwah di Ibukota, Syabab Hidayatullah Undang Tokoh Muhammadiyah Bahas Dakwah di Ibukota, Syabab Hidayatullah Undang Tokoh Muhammadiyah2Hidayatullah.or.id – Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah, Dr Abdul Mu’ti, M.Ed, menyambangi kantor DPP Hidayatullah, Jl Cipinang Cempedak 1, Polonia, Jakarta, Selasa, 26 Shafar 1437 H (08/12/2015) lalu.

Kedatangan Mu’ti memenuhi undangan PP Syabab Hidayatullah untuk mengisi acara diskusi terbatas bertajuk “Dakwah di Ibukota: Realita dan Tantangannya”. Acara dihadiri 20-an pengurus perwakilan berbagai institusi di bawah ormas Hidayatullah.

Bahas Dakwah di Ibukota, Syabab Hidayatullah Undang Tokoh Muhammadiyah 3Sekjen organisasi Islam terbesar di Indonesia itu juga menyempatkan diri bersilaturahim dengan Ketua DPP Hidayatullah, Nashirul Haq, MA di kantor tersebut. Nashirul ditemani jajarannya; Asih Subagyo dan Candra Kurnianto, serta Ketua Umum Syabab Hidayatullah Naspi Arsyad.

Pada kesempatan itu Direktur Eksekutif Centre for Dialogue and Cooperation Among Civilization (CDCC) ini berbicara pentingnya persatuan umat dalam sinergi menggerakkan dakwah secara nasional.

Ia juga memaparkan pentingnya ormas-ormasi Islam memainkan perannya dengan lebih saling terbuka dalam rangka membangun sinergi dan menjalin ukhuwah Islamiyah. “Kalau tidak terbuka, kita hanya saling mengintip,” ujarnya.

Abdul Mu’ti mengemukakan ada 3 hal penting yang perlu diperhatikan dalam mengemban amanah dakwah di era sekarang ini. Pertama, membangun tradisi menulis di media asing (Arab-Inggris) dengan menggunakan bahasa publik atau etika publik serta membawa narasi theologis simbolik menuju bahasa yang universal rasional.

Kemudian, kedua, Mu’ti mendorong dibangunnya kemandirian melalui entrepreneurship. Dan, ketiga, membangun jaringan atau silaturrahim dengan berbagai pihak apalagi dalam hal muamalah.

Dia memandang, sekarang ini umat lain bergerak dengan sangat sistematis, maka gerakan dakwah juga mesti dilakukan secara sistematis. Jadi, jangan lagi bergerak parsial sehingga harus ada desain khusus dengan adanya kesalingpengertian ormas-ormas Islam tentang siapa mengerjakan apa.

Mu’ti mendorong para pemuda Hidayatullah untuk berpadu dengan organisasi kepemudaan Islam lainnya guna memajukan dakwah. Beliau juga berharap antar organisasi dan pergerakan Islam agar terus terbangun silaturrahim tanpa melulu membesar-besarkan perbedaan yang ada.

Beliau mengatakan, aqidah sudah pasti adalah hal prinsip sehingga tak dapat dikompromikan. Adapun dalam muamalah, pesan beliau, kita harus bisa menjalin hubungan yang baik dengan siapapun.

Diskusi rutin dwi bulanan yang digelar atas inisiasi Lembaga Kajian Strategis PP Syabab Hidayatullah ini dihadiri oleh perwakilan pengurus DPP Hidayatullah, Tim SAR Nasional Hidayatullah, Laznas BMH, Pos Dai, INISIASI, Hidayatullah Media, Yayasan Marhamah, dan sebagainya. (Skr Aljihad/Anchal)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.