AdvertisementAdvertisement

Anies Baswedan Ajak Ribuan Dai Cari Cara Lampaui Kecepatan Perubahan

Content Partner

BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) — Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan berbicara mengenai Setengah Abad Hidayatullah dalam acara Silaturahim Nasional (Silatnas) Hidayatullah 2023 di Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Sabtu, 11 Jumadil Awal 1445 (25/11/2023).

“Saya bersyukur sekali hadir di Balikpapan ini, di titik nolnya Hidayatullah,” ujar Anies dalam sesi Tausiyah Kebangsaan di Masjid Ar-Riyadh itu.

Di depan belasan ribu kader dai Hidayatullah, Anies mendorong para dai ini untuk teguh meneruskan sumur jariyah pendiri Hidayatullah KH Abdullah Said. Menjadikan momentum umur setengah abad masehi Hidayatullah ini sebagai pijakan untuk menghadapi masa depan.

“50 tahun itu muda atau tua? Kalau 70 tahun itu muda atau tua? Jadi titik potongnya itu dimana,” tanya Anies di depan ribuan jamaah Masjid Ar-Riyadh.

Menurutnya, umur hanya tentang sudut pandang. Kalau yang dibicarakan masa lalunya maka dia sudah tua. Kalau yang dibicarakan masa depannya maka dia masih muda.

“Nah, Hidayatullah dengan usia 50 tahun ini mau dibahas masa lalunya atau masa depannya. Kalau Hidayatullah membicarakan masa depannya, maka Hidayatullah masih muda,” terangnya.

Mantan Gubernur Daerah Istimewa Jakarta ini memandang umur 50 tahun Hidayatullah adalah masa kanak-kanak. Walaupun sekarang Hidayatullah telah menjangkau hampir seluruh Nusantara, tapi perjalan ke depan masih panjang.

“Ini membutuhkan keikhlasan, ketekunan, keseriusan kerja keras, dan di ujung itu semua insyaallah memudahkan ikhtiar semuanya,” tambahnya.

Anies menyebut dampak Hidayatullah dalam dakwah dan pendidikan di tengah masyarakat itu memiliki jangkauan yang luas biasa. Umur 50 tahun adalah pondasi bagi Hidayatullah yang akan berkembang hingga ratusan dan ribuan tahun ke depan.

Karena itu, Anies mengajak momentum silaturahim dapat dijadikan para kader dai Hidayatullah untuk membaca perubahan. Karena di era modern ini perubahan begitu cepat dan tidak semua bisa mengikutinya.

“Saya mengusulkan Hidayatullah memberikan porsi yang cukup untuk membaca perubahan. Kemudian Hidayatullah secara strategis mencari cara untuk melampaui kecepatan perubahan yang ada di luar sana,” terang Anies.

Hal ini penting karena Hidayatullah sebagai lembaga dakwah dan pendidikan ini mendidik banyak annak-anak bangsa di seluruh Indonesia. Umat Islam dalam dunia pendidikan harus mengubah banyak hal.

Silatnas Hidayatullah 2023 mengusung tema “50 Tahun Bersama Umat Membangun NKRI yang Beradab” diikuti oleh 20.000 dai dan daiyah Hidayatullah dari seluruh Indonesia.

Perhelatan silaturahim ini digelar di Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan pada 23-26 November 2023. Puluhan ribu dai dan daiyah Hidayatullah hadir dari seluruh daerah Indonesia.*/AR Munawwar

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Membangun Tata Kelola Organisasi Berbasis Maqashid Syariah: Sebuah Narasi Kontemporer

DI ERA modern ini, tuntutan terhadap organisasi, khususnya organisasi Islam, untuk senantiasa berbenah dan beradaptasi dengan zaman semakin tinggi....
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img