AdvertisementAdvertisement

Hangat dalam Kebersamaan Berbuka Puasa Bersama Suku Pedalaman Halmahera

Content Partner

HALTIM (Hidayatullah.or.id) — Dalam nuansa kebersamaan yang hangat, sebuah kegiatan buka puasa bersama sukses dilaksanakan di tengah-tengah keheningan pedalaman Halmahera, menyatukan hati antara anak-anak santri dan mualaf dengan penuh kegembiraan.

Selama empat hari berturut-turut, dari tanggal 8-11 Ramadhan 1445 (19-22/3/2024), Pondok Pesantren Rimba Maba Utara di Halmahera Timur menjadi saksi bisu kegiatan yang penuh makna ini.

Bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai momen berbuka puasa bersama, tapi juga sebagai sarana pembinaan spiritual melalui pesantren ramadhan khusus bagi anak-anak santri dari daerah pedalaman serta mualaf dari suku Togutil.

Kepala BMH Maluku Utara, Nur Hadi, menyebutkan lebih dari 30 santri, yang berasal dari sekitar wilayah tersebut dan beberapa di antaranya bahkan tinggal di dalam hutan, bergabung dalam kegiatan ini.

“Dengan semangat yang berkobar, mereka berjalan kaki menuju pondok pesantren untuk mengikuti serangkaian kegiatan yang telah disiapkan,” terang Kepala BMH Maluku Utara, Nur Hadi, Jum’at (22/3/2024).

Kendala fasilitas yang terbatas tidak sedikit pun mengurangi antusiasme mereka.

Keberadaan mereka selama tiga hari penuh menjadi bukti nyata dari kegigihan dan keinginan kuat untuk belajar serta berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Pengorganisasian kegiatan buka puasa bersama ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama para donatur yang telah memberikan support dan bantuan demi kelancaran acara.

Ucapan terima kasih yang tulus dihaturkan kepada semua yang telah berkontribusi, baik moril maupun materiil.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya sebagai momen berbagi kebahagiaan, tapi juga sebagai sarana untuk terus menyebarkan syiar Islam di daerah pedalaman Halmahera.

Dengan kegiatan ini, harapan agar nilai-nilai Islam terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar, khususnya anak-anak santri dan mualaf di pedalaman Halmahera, semakin nyata.

“Semoga kebersamaan dan pembinaan rohani yang dilakukan selama Ramadhan ini menjadi titik awal dari banyak kegiatan positif lainnya yang akan terus menyemai kebaikan di hati setiap individu. Aamiin,” tutup Nur Hadi.*/Herim

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Pemuda Hidayatullah Masuki Usia 24 Tahun, Teguhkan Relevansi Gerakan Ditengah Tantangan Zaman

KUALA LUMPUR (Hidayatullah.or.id) -- Pemuda Hidayatullah tengah memperingati hari jadinya yang kini berusia 24 tahun yang berdiri pada tanggal...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img