AdvertisementAdvertisement

Hasil Budidaya Tanaman Santri Ponpes Hidayatullah Gambesi Disambut Gembira

Content Partner

TERNATE (Hidayatullah.or.id) — Tak hanya belajar agama dan mendalami berbagai ilmu terapan lainnya, Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatullah di Kelurahan Gambesi Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, juga mengarahkan santrinya dalam pengembangan skil di bidang agribisnis khususnya budidaya tanaman konsumsi.

Hasil budidaya garapan santri ini kini sudah dapat dinikmati dan telah dilaunching beberapa waktu lalu, Kamis (6/10/2022). Peresmian bertempat di halaman pertanian Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatullah Kota Ternate dan disambut gembira oleh ibu ibu yang hadir.

Lokasi acara di halaman pertanian Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatullah Kota Ternate dipilih oleh panitia pelaksana karena peluncuran produk santri ini sekaligus dirangkaikan dengan panen raya tomat dan semangka yang ditanam oleh para santri beberapa bulan yang lalu.

Hadir dalam acara tersebut unsur pejabat Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam H. Lukman Hatari, M.Pd.I.

Dalam sambutannya, Lukman mengapresiasi capaian dan kreativitas santri Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatullah Kota Ternate.

“Dengan hadirnya produk santri ini maka warga masyarakat tidak lagi sibuk dan terbebani mencari kebutuhan pangan konsumsi di luar daerah sehingga ketergantungan dengan pihak yang lain dapat diminimalisir,” kata Lukman.

Ia juga berharap dengan hadirnya produk santri ini maka Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatullah Kota Ternate bisa menjadi model bagi pondok-pondok pesantren yang lain di Kota Ternate bahkan di Maluku Utara.

Selain Kemenag Kota Ternate, acara peluncuran juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Ternate, Marliza Tauhid Soleman, yang juga istri Walikota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si bersama rombongan.

Dalam sambutannya, Marliza turut memotivasi para santri dan pondok untuk terus meningkatkan program program lifeskill berupa pemberdayaan lahan pertanian karena hal ini juga relevan dengan program tim penggerak PKK Kota Ternate.

“Santri dan warga pondok hanya menanam dan memproduksi, adapun pemasarannya kita siap menjadi tim marketingnya sehingga pondok tidak lagi sibuk mencari pembeli,” kata Marliza yang juga Bunda Literasi Kota Ternate ini.

Pernyataan yang berisi dukungan dari Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ternate tersebut disambut dengan tepuk tangan tidak hanya dari para santri akan tetapi riuh tepuk tangan juga diramaikan oleh ibu ibu Dharma Wanita Kota Ternate dan ibu ibu majelis taklim binaan Ustadzah Hj. Jubaidah Hi. Hayat, S.Pd.B.

Tamu undangan pada acara launcing produk santri kali ini memang lebih didominasi oleh kalangan ibu-ibu. Harapannya, agar produk-produk santri lebih cepat dikenal oleh publik yang disosialisasikan oleh ibu-ibu saat pertemuan di majelis taklim dan juga penjualan online di media sosial.

Peluncuran program budidaya agribisnis Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatullah ini juga menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022 yang diperingati serentak secara nasional setiap tanggal 22 Oktober 2022.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Ternate, Ust Saleh Sukur, mengatakan produk santri ini sekaligus menguatkan kemandirian dan juga sebagai wujud kontribusi positif para santri dalam mensyukuri nikmat Hari Santri Nasional.

Beberapa produk santri tampak ikut menyemarakan ini yang didominasi oleh makanan ringan berupa kripik pisang mulu bebe, makanan penyedap rasa berupa sambal roa original, sambal roa kenari, sambal cakalang fufu, dan juga lauk pauk berupa abon ikan garampati.

Produk-produk tersebut secara bersamaan diolah dan diracik langsung di rumah produksi yang berlokasi di Pondok Pesantren Hidayatullah Putri, Kalumata Puncak, Kota Ternate, yang juga diinisiasi langsung oleh ketua yayasan Ust Saleh Sukur.

Saleh Sukur mengatakan, inisiatif ini dalam rangka upaya dan ikhtiar agar para santri memiliki kepedulian untuk berinovasi serta mengasah dan mengembangkan potensi diri agar lebih kreatif sehingga santri memiliki daya saing di era milenial saat ini.

“Inisiatif produk santri selain sebagai bentuk pengembangan potensi juga bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal karena bahan dasar sebagai komposisi utama produk santri sangat mudah dijumpai di Kota Ternate seperti pisang mulu bebe, ikan roa, dan ikan garampati,” kaat Ust Saleh.

Produk yang dijajakan Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatullah mendapat sambutan positif. Menurut Ketua TP-PKK Kota Ternate, Marliza Tauhid Soleman, produk santri ini memiliki nilai kearifan lokal sehingga ia menyarankan agar produk tersebut ikut dipajang di Swalayan Taranoate sebagai pusat pembelanjaan oleh-oleh khas Ternate.*/La Ode Ilman

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img