AdvertisementAdvertisement

Hidayatullah Depok Kelola Lini Usaha Pabrik Air Minum “Hida Water”

Content Partner

DEPOK (Hidayatullah.or.id) — Pondok Pesantren Hidayatullah Depok kini memilki pabrik air minum kemasan yang diberi nama “Hida Water” yang diresmikan pada Jum’at, 2 Jumadil Akhir 1445 (15/12/2023).

Pabrik ini dibangun untuk menyediakan air minum kemasan sehat bagi santri dan warga masyarakat sekitar.

Sekretaris Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Ustaz Ali Busyro, menyampaikan kegembiraannya atas langkah positif ini yang diambil untuk memberikan akses terbaik kepada santri dan masyarakat sekitar akan air minum berkualitas.

“Pabrik air minum kemasan ‘Hida Water’ merupakan wujud nyata komitmen Pondok Pesantren Hidayatullah Depok dalam menjaga kesehatan santri dan masyarakat sekitar. Kami berharap produk ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga menjadi sumber keberkahan bagi semua yang mengonsumsinya,” ujar Ali Busyro.

“Hida Water” tidak hanya diproduksi dengan standar kualitas tinggi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan dan kepedulian lingkungan. Pabrik ini dilengkapi dengan teknologi modern untuk memastikan bahwa air yang dihasilkan memenuhi standar keamanan dan kesehatan yang tinggi.

Dengan adanya pabrik air minum kemasan “Hida Water,” diharapkan kebutuhan akan air minum yang aman dan sehat dapat terpenuhi dengan lebih baik bagi santri dan warga masyarakat Depok.

Peresmian ini menjadi langkah awal dalam menjalankan misi kesehatan dan kesejahteraan yang lebih luas oleh Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.

Acara peresmian ini dihadiri oleh Dewan Pembina, Pengawas, Pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah, juga pihak terkait yang turut memberikan apresiasi atas upaya Pondok Pesantren Hidayatullah Depok dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

Sebelum memasuki pabrik, para tamu diajak untuk mengikuti doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kesuksesan pembangunan pabrik “Hida Water” dengan dilanjut pengguntingan pita.

Gunakan Teknologi Modern

Pabrik ini memiliki teknologi modern untuk memastikan kebersihan dan kualitas air yang dihasilkan. Dengan kapasitas produksi yang besar, “Hida Water” diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air minum sehari-hari seluruh santri dan untuk usaha Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.

Dalam sambutannya, Gani Alfianto, selaku Ketua Business Development (Busdev) Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, mengungkapkan visi di balik pendirian pabrik air mineral ini.

“Melalui Hida Water kami berharap dapat memberikan layanan terbaik kepada santri kami. Air adalah sumber kehidupan, dan kami ingin memastikan bahwa setiap santri di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok mendapatkan air minum berkualitas setiap hari,” ujarnya.

Dia menerangkan, pabrik “Hida Water” juga dilihat sebagai langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan finansial Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.

Sebagian dari hasil penjualan air mineral ini akan dialokasikan untuk pengembangan pendidikan dan kesejahteraan para ustadz dan guru Pondok Pesantren Hidayatullah.

Sejumlah produk “Hida Water” yang diperkenalkan diantaranya adalah botol air mineral ukuran 330 ml dan 600 ml, dengan desain kemasan yang menarik dan ramah lingkungan. Kemasan ini dilengkapi dengan logo khusus yang mencerminkan identitas Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.

Peluncuran pabrik air mineral “Hida Water” di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok menjadi tonggak bersejarah yang menandai komitmen lembaga ini dalam menyediakan layanan terbaik dan mendukung kesejahteraan para pendidik.

Kini, “Hida Water” tidak hanya menjadi sumber air minum berkualitas bagi santri, tetapi juga membuka peluang untuk memperluas dampak positif Pondok Pesantren Hidayatullah Depok di masyarakat. (ybh/hidayatullah.or.id)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Kursus Muballigh Profesional KMH ke-III Komitmen Pelayanan Umat melalui Dakwah Tarbiyah

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) -- Korps Muballigh Hidayatullah (KMH) kembali menggelar kegiatan Kursus Muballigh Profesional Angkatan ke-III yang mengangkat tema "Mencetak...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img