AdvertisementAdvertisement

Laznas BMH Serap Gagasan dan Masalah Tata Kelola Zakat di Forum bersama Kemenag

Content Partner

LEBAK (Hidayatullah.or.id) — Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Hidayatullah (Laznas BMH) hadir dalam forum yang dihadiri oleh peserta dari Kementerian Agama (Kemenag) Pusat, Kemenag Provinsi, Kemenag Kota, Kemenag Kabupaten, dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang beroperasi di Provinsi Banten, Rabu, 5 Rajab 1445 (17/1/2024).

Dalam momen itu hadir Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, S.Ag., MM. yang memberikan penguatan sekaligus menyampaikan pesan penting tentang pentingnya sinergi dan peningkatan ilmu dalam program pendayagunaan zakat.

Prof Waryono menekankan bahwa sinergi adalah kunci utama dalam mencapai keberhasilan dalam program pendayagunaan zakat.

Dalam pidato pada acara yang berlangsung di Desa Ciladaeun, Gedong, Kabupaten Lebak, Banten, beliau menyatakan, “Sinergi adalah Energi.”

Hal ini menggarisbawahi betapa pentingnya kerjasama antara berbagai pihak, termasuk Kemenag dan LAZ, untuk mencapai tujuan bersama dalam mengelola zakat dengan efektif.

Selain itu, Prof Waryono juga mengingatkan peserta forum tentang pentingnya ilmu dalam pendayagunaan zakat.

Beliau mengutip kata-kata sahabat Nabi Muhammad SAW yang menyatakan, “Tiap-tiap orang yang melakukan sesuatu pekerjaan tanpa ilmu maka pekerjaannya itu tertolak dan tidak diterima Allah.”

Dengan demikian, Prof Waryono mendorong setiap individu yang terlibat dalam pengelolaan zakat untuk terus memperbanyak ilmu agar dapat menjalankan tugas dengan baik.

Dalam diskusi lebih lanjut, Prof Waryono juga mengungkapkan beberapa program penting yang dijalankan oleh Kemenag Pusat, salah satunya adalah program Kampung Zakat.

Program ini memiliki durasi waktu sekitar 3 tahun, setelah itu akan mendirikan Kampung Zakat baru di tempat lain.

Prof Waryono menegaskan bahwa salah satu titik tekan dalam program pendayagunaan adalah pentingnya memiliki target peningkatan jumlah mustahiq tiap tahun.

Forum yang dihadiri oleh berbagai pihak ini diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan strategi dalam meningkatkan efektivitas program pendayagunaan zakat di Provinsi Banten.

Kepala BMH Perwakilan Banten, Bati Andalo, menyampaikan dengan sinergi dan peningkatan ilmu, diharapkan program-program zakat dapat semakin memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

“BMH sangat mengapresiasi program Kemenag RI ini terutama adanya agenda Diskusi Evaluasi Strategis Pemberdayaan Kampung Zakat yang selama ini telah berjalan secara sinergis,” tutup Bati Andalo.*/Herim

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img