AdvertisementAdvertisement

Nikah Mubarak 20 Pasang Santri Hidayatullah di Kampus Induk Gunung Tembak

Content Partner

BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) – Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kaltim, kembali menggelar kegiatan Pernikahan Massal Mubarak yang diikuti sebanyak 20 pasang santri, Ahad, 6 Rabiul Awal 1444 (2/10/2022).

Acara yang berlangsung khikmad bertempat di Masjid Ar-Riyadh Hidayatullah Gunung Tembak, ini dimulai sejak sekitar pukul 08.00 WITA hingga menjelang zuhur.

Pantauan di lokasi acara, suasana sakral dan kegembiraan meliputi prosesi pernikahan tersebut. Pernikahan yang juga tercatat secara resmi di lembaga negara ini dipandu tiga penghulu agama dari KUA setempat.

Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyampaikan selamat kepada para mempelai yang berbahagia hari ini dalam rangka pernikahan mubarak di Ponpes Hidayatullah.

“Saya yakin mereka yang menikah hari ini bisa menjaga dan rawat pasangan sebaik- baiknya. Semoga perkawinan yang mubarak terus bertahap hinhga akhir hayat,” kata Walikota Rahmad.

Pada kesempatan tersebut, Walikota juga menyapa undangan dan para mempelai pernikahan seraya mendoakan semoga bahtera rumah tangga yang dibangun senantiasa penuh berkah.

“Kami doakan menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah, dan dikaruniai anak-anak yang sholeh sholeha dan berbakti kepada orang tua,” kata Rahmad.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Balikpapan, Johan Marpaung mengatakan, suatu kebahagian terutama dari Kementerian Agama bahwa bisa memberikan apresiasi yang luar biasa ternyata bahwa pernikahan itu mudah, biaya juga murah. Bahkan menikah di jam kerja itu biaya gratis.

“Yang bikin mahal itu acara-acaranya, tapi sesungguhnya menikah itu dimudahkan,” kata Johan.

Kata Johan, pernikahan merupakan bentuk sunnah dari Nabi Muhammad SAW, yang menjadikan suatu perhatian bagi orang tua untuk tidak melepas begitu saja anak-anak mencari jodohnya, tapi harus kita mendampinginya.

“Sehingga pernikahan mereka bisa terus bertahan,” katanya seperti dilansir inibalikpapan.

Sedangkan Ketua Yayasan Ponpes Hidayatullah Balikpapan, Ust Hamzah Akbar, memberikan ucapan selamat kepada 20 pasang santri yang melaksanakan pernikahan hari ini.

Hamzah mengatakan, mereka setelah pernikahan itu akan kembali ke daerah masing-masing, seperti Kendari, Lampung, Samarinda, dan daerah lainnya, setelah mendapatkan pasangannya.

“Yang karena pernikahan mubarak ini, kita upayakan sebagai kultur di Hidayatullah, bahwa diantara mereka semua produk pernikahan mubarak,” tutur Hamzah.

Ia menjelaskan, penetapan calon pasangan masing-masing santri itu pun dilakukan oleh panitia yang dibentuk khusus, yang selama ini memang sudah berpengalaman dalam pernikahan seperti itu.

“Proses nikah menjadi penguat baru mereka (pengantin),” ujar Hamzah.

Setelah menikah, para santri yang juga dai serta guru tersebut ditugaskan kembali ke daerah masing-masing.

“Harapan kita mereka kembali ke daerah dengan semangat baru, dengan gairah baru. Paling tidak ada teman berbagi,” ujarnya.*/Ramadan

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Membangun Tata Kelola Organisasi Berbasis Maqashid Syariah: Sebuah Narasi Kontemporer

DI ERA modern ini, tuntutan terhadap organisasi, khususnya organisasi Islam, untuk senantiasa berbenah dan beradaptasi dengan zaman semakin tinggi....
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img