Kenang Almarhum Gus Sholah sebagai Pemimpin dan Ulama

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah menyampaikan belasungkawa sekaligus mendoakan kebaikan atas berpulangnya ke Rahmatullah, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) sekira pukul pukul 20.55 WIB pada Ahad (02/02/2020) malam.

“Selamat jalan Gus Sholah, sang pemimpin dan ulama, semoga kami dapat meneruskan perjuanganmu,” kata Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH DR Nashirul Haq, MA, mengenang Gus Sholah, seraya menukil Al Quran surah Al-Baqarah ayat 154.

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.”

Dr. (H.C.) Ir. H. Salahuddin Wahid atau biasa dipanggil Gus Solah lahir di Jombang, 11 September 1942 yang meninggal pada umurnya yang ke 77 tahun ini adalah seorang aktivis, ulama dan politisi dan pemimpin yang kharismatik. Ia pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada masa awal reformasi 1998.

Salahuddin Wahid merupakan putra dari pasangan K.H. Wahid Hasyim (ayah) dengan Sholehah (ibu), dan adik kandung dari mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ayahnya adalah putra dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU), K.H. Hasyim Asy’ari.

Salahuddin meninggal dunia RS. Harapan Kita, Jakarta, pada hari Ahad, 2 Februari 2020, sekitar pukul 20:55 WIB, setelah sebelumnya mengalami masa kritis usai menjalani bedah jantung. (ybh/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.