Silaturrahim Dai Hidayatullah Bandung Raya dan Garut

BANDUNG (Hidayatullah.or.id) — Jalinan sinergi dan ukhuwah yang kokoh menjadi modal penting untuk menggerakkan dakwah dalam rangka berkhidmat pada agama dan bangsa. Salah satu jembatan untuk meneguhkan nilai kultural tersebut adalah dengan merutinkan penyelenggaraan forum sinergi.

Hal itulah pula dilakukan sebulan sekali oleh Hidayatullah Bandung Raya dan Garut (Braga) yang pada kali ini digelar pada Sabtu-Ahad, 12-13 Juni 2021 lalu, bertepatan 1-2 Zulqoidah 1442 H.

Acara yang bertempat di Kampus Qur’an Center Hidayatullah Cilengkrang, Bandung ini mengambil tema “Memupuk Semangat Juang Kader Menuju Hidayatullah Braga yang Berkah, Berjaya Menjadi Garda Utama”.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Departemen Pembinaan Keluarga dan Pendidikan Anak Usia Dini (DPK PAUD) Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah Ust Endang Abdurahman.

Ust Endang dalam taushiyahnya menyampaikan pentingnya selalu merawat kultur berjamaah karena dengan itu kita semakin kokoh, utamanya dalam mengintensifkan dakwah pembinaan umat. Selain itu, menurut Endang, setiap kader dai perlu untuk selalu menginternalisasi jati diri Hidayatullah.

“Dan selalu istiqamah dalam membina diri serta menghargai setiap perjuangan para perintis dan pendiri lembaga,” kata Endang.

Lebih jauh, disampaikan panitia bahwa forum ini merupakan komunitas pengajian dan pembinaan dai Hidayatullah Braga yang bertujuan untuk menguatkan peran dalam berdakwah.

Diterangkan pula bahwasanya program silaturrahim yang dirangkai lailatul ijtima ini merupakan momen berkumpulnya orang-orang muntuk mendapatkan dan menghidupkan sunnah Nabi SAW untuk menambah ilmu, mendapatkan semangat ukhwah Islamiyah agar lebih dekat kepada Allah SWT.

Sementara itu, Ust Dadang Abu Hamzah, sebagai Dewan Murabbi Wilayah Hidayatullah Bandung memberikan movitasi kepada para dai agar tetap semangat dan pantang menyerah.

“Jika ada hambatan dan rintangan jangan pernah berhenti. Badai pasti akan berlalu, hanya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh serta istiqamah yang pasti akan mendapat keberuntungan dan kebahagiaan,” ungkapnya.

Acara yang dihadiri oleh pengurus DPW, DPD dan jamaah Hidayatullah se-Bandung Raya ini di akhiri dengan senam kebugaran dan kerja bakti bersama menata kampus Qur’an Center Hidayatullah Cilengkrang, Bandung.

Diketahui ada 10 pesantren dan Rumah Qur’an Hidayatullah untuk wilayah se-Bandung Raya yang membina santri tahfizh qur’an dengan jumlah pengelola 50 orang.

Mereka membina 500 santri dari berbagai tingkat pendidikan, serta ratusan majelis taklim. Oleh karena itu, kegiatan lailatul Ijtima merupakan sarana penguatan dan siraman ruhani para dai dalam menjaga spirit perjuangan dalam memikul amanah membawa risalah Islamiyah.*/Asep Juhana