DPW Hidayatullah Sulsel Serap Inspirasi Berkemajuan Muhammadiyah

MAKASSAR (HIdayatullah.or.id) — Belum lama ini Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Sulawesi Selatan melakukan kunjungan silaturrahim ke persyarikatan Muhammadiyah yang diterima langsung oleh Ketua PW Muhammadiyah Sulsel Prof Dr H. Ambo Asse, M.Ag beserta sejumlah jajaran.

Dalam silaturrahim bersama dengan Prof Dr H. Ambo Asse yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar ini, Ketua DPW Hidayatullah Sulsel H Nasri Bohari mengutarakan maksudnya yakni untuk menggali ilmu dan pengalaman dari Muhammadiyah serta menyerap inspirasi berkemajuan organisasi yang usianya melampaui umur berdirinya bangsa ini.

Menindaklanjuti arahan Ketua PW Muhammadiyah Sulsel saat berkunjung beberapa hari lalu itu, DPW Hidayatullah Sulsel bersilaturahim ke Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Makassar, Prof. Dr. H. Gagaring Pagalung, M. Si, Ak, C. A.

Nasri mengatakan, silaturrahim ini dalam rangka menguatkan-eratkan sinergitas keumatan antara Hidayatullah dan Muhamadiyah agar layanan keumatan dapat semakin dioptimalkan, khususnya di bidang pendidikan dan dakwah.

“Hidayatullah khususnya di Sulsel ini menyadari betul keberadaannya masih butuh masukan dari semua pihak termasuk tentunya Muhammadiyah, agar dapat berkiprah lebih besar dan luas lagi,” kata Nasri Bohari.

“Banyak hal, utamanya adalah membangun kemandirian organisasi dan memajukan kembangkan amal usaha khususnya di bidang pendidikan,” tambahnya.

Diterima dengan hangat Prof. Dr. H. Gagaring Pagalung, ia mengapresiasi kunjungan jajaran pengurus DPW Hidayatullah Sulsel tersebut.

“Pertama yang mesti menjadi perhatian kita adalah membangun kekuatan kemandirian personal kader itu sendiri untuk disiapkan mengemban amanah organisasi ataupun amal usaha”, katanya.

Mengenai kekuatan kemandirian tersebut, Prof Gagaring mengatakan, hal itulah yang ia terjemahkan daripada amanat PP Muhammadiyah. “Selesaikan dirimu dulu, sebab yang akan kau pikirkan kelak adalah kebutuhan umat, bukan hanya kebutuhan dirimu semata”.

“Kedua, peningkatan profesionalisme sesuai kemampuan dan yang ketiga, penguatan peraturan-peraturan organisasi dan regulasi lainnya.” terangnya.

Selanjutnya Prof Gagaring juga menyambut baik rencana membangun sinergi antar lembaga. Menurutnya banyak hal yang bisa dikerjasamakan, oleh karena itu mengajak melanjutkan silaturrahim seperti ini untuk membicarakan detail seperti apa dan bagaimana bentuk sinergi yang memungkinkan bisa dilakukan.

“Contoh pengembangan SDM di bidang pendidikan, kita bisa buka kelas khusus untuk kader Hidayatullah,” katanya.

Selain dakwah, kata Prof Gagaring, bidang ekonomi dan usaha juga mesti dikembangkan. “Misal kami di Muhammadiyah Sulsel sekarang sedang mengembangkan peternakan ayam kampung dan pertanian jagung,” imbuhnya.

Kunjungan Pengurus DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan ini juga dalam rangka meminta kesediaan beliau untuk menjadi pemateri pada event upgrading Ketua DPD Hidayatullah Se-Sulsel yang direncanakan pelaksanaannya pada 26-27 Juni di Makassar.*/Sumaryadi