Bupati Adnan Resmikan Pondok Tahfidz Hidayatullah Gowa

GOWA (Hidayatullah.or.id) – Bupati Kabupaten Gowa Adnan Purichta Ichsan melakukan peresmian pondok Tahfidz Ashabul Jannah Pesantren Hidayatullah yang berlokasi di Dusun Bollangi, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Senin (1/10/2018) sore.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adnan Purichta Ichsan mengatakan, untuk membangun suatu daerah yang makin baik ke depan, maka yang dibutuhkan adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik. Membangun SDM yang baik tentu harus berlandaskan dengan ilmu yang baik.

“Oleh karena itu kalau kita ingin melihat kemajuan suatu daerah maka liat pendidikannya, maka liat sdmnya kalau sdmnya makin baik maka yakin daerah tersebut akan maju,” jelasnya.

Kata Adnan, pendidikan ilmu itu harus berbanding lurus dengan ilmu agama dan sekarang pendidikan karakter harus menjadi prioritas kita bersama.

“Karena di semua negara maju yang menjadi referensi di dunia semua mengatakan bahwa saya lebih takut anak saya tidak tau budaya antri dibanding, membaca dan berhitung, maka itulah saat ini kita sudah mulai tanamkan dan bentuk karakter anak anak kita barulah kita mengajarkan membaca dan berhitung, kita bentuk dulu karakter mereka”.

“Makanya saya sangat senang kalau ada pesantren, ada sekolah yang lebih memprioritaskan pendidikan karakter, saya berharap dengan adanya Pesantren Hidayatullah anak-anak kita ini bisa menjadi hafidz dan kita berharap anak anak kita ini menjadi pendakwah di Kabupaten Gowa untuk memperjuangkan agama kita,” terangnya.

Sejak tahu ada pesantren tersebut, Bupati Adnan terus memonitor setiap kegiatan yang ada Pesantren tersebut. Dan setiap bulan pasti menyempatkan waktu untuk berbincang bersama pimpinan pondok pesantren tersebut.

“Alhamdulillah tahun lalu atas nama Pemkab Gowa kami sumbang kurang lebih 150 juta untuk pembangunan pesantren ini, karena aturan yang ada saat ini dilarang setiap tahun menyumbang, maka untuk tahun ini kami tidak sumbang, jadi InshaAllah tahun depan saya sumbang lagi untuk pesantren ini,” tambahnya.

Sementara, Pimpinan pondok Pesantren Hidayatullah mengatakan, pondok pesantren tersebut dibangun dengan hanya beberapa pengurus dan pengajar yang rela meninggalkan kerjaannya yang lebih baik untuk bersama-sama merintis pondok tahfidz ini agar bisa lebih berkembang.

“Kami ingin mencetak hafidz Al Qur’an dan pendakwah satu orang masing masing di setiap dusun. Yang kami ingin laporkan saat ini kepada bapak bahwa yang jadi persolan di pondok saat ini selain aksesnya, air untuk mandi kami masih kekurangan, para santri kalau ingin mandi mereka keluar dari pondok ini untuk mandi,” ujarnya.

Pihaknya juga berterima kasih atas segala bantuan yang diberikan oleh Pemkab Gowa, semoga apa yang menjadi keinginan pondok pesantren tersebut dalam mendukung program pemkab Gowa dapat berhasil dan sesuai dengan yang diharapkan. (kbn/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.