Dakwah dan Amat Pentingnya Komunikasi dalam Keluarga

MAMUJU (Hidayatullah.or.id) — Ketua Departemen Adab dan Pembinaan Keluarga DPP Hidayatullah Drs H Zainuddin Musaddad MA dalam kunjungan kerjanya ke Mamuju, Sulawesi Barat, menyampaikan tentang sangat pentingnya mengutamakan komunikasi keluarga sebagai dasar penguatan tugas suami di lapangan sebagai dai.

“Jangan menyepelekan hal kecil dan sederhana kalau kemudian banyak masalah besar dalam rumah tangga karena diawali hal kecil – kecil itu dianggap tidak penting,” terangnya ketika memberikan ceramah di Kampus Hidayatullah Mamuju, belum lama ini.

Dia menegaskan, tidaklah rugi atau bahkan terhina jika suami menjadi pendengar yang baik. Karena, menurutnya, mendengar adalah model komunikasi yang efektif.

Lebih lanjut Ustadz Zain menerangkan bahwa suami dalam kondisi apapun sebelumnya di tempat kerja, ia harus bisa menghadirkan wajah teduhnya dengan senyum terbaiknya di depan istri dan anak anaknya ketika di rumah.

“Karena, jangan sampai, masalah di tempat kerja terlampiaskan ke anak atau istri yang tidak tahu menau jeluntrungnya urusan sang suami,” imbuhnya.

Sebagai ketua departemen yang fokus pada adab secara umum dan pembinaan keluarga dalam organisasi yang memiliki ranah dakwah, menurutnya, semua person harus cakap memerankan figur yang dapat dicontoh oleh anggota keluarga, bawahan termasuk binaannya.

Hal senada pun disampaikan Ustadz Zain dikala diminta mengisi ceramah di Masjid Jabal Rahmah, Komplek Polda Sulawesi Barat. Di hadapan para penegak hukum tersebut, Zain mengemukakan keutamaan jalinan komunikasi antar pasangan suami istri tak terkecuali bagi polisi yang sehari-hari “berdakwah” memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Wajah bapak bapak polisi yang biasa memburu penjambret dan pelaku kriminal lainnya, lalu jangan wajah itu juga yang dihadirkan depan istri dan anak di rumah,” katanya.

Di hadapan jamaah yang umumnya polisi itu, Zain melalui ceramahnya juga menekankan agar para penegak hukum juga terus meningkatkan kualitas ibadah agar dalam bertugas mampu menghadirkan tidak saja pendekatan pelanggaran dan hukuman tetapi juga dengan pendekatan kebenaran yang hakiki.

Memanfaatkan waktu kunjungannya ke Mamuju selain mengisi pengajian rutin di Masjid Raya Suada Mamuju, beliau juga menyanggupi hadir dan memberikan penekanan tentang pentingnya memperhatikan hal–hal lecil dan yang selama ini dianggap sepele dalam berumah tangga di majelis taklim Marmatun Najah.

Ustadz Zain mengingatkan, “Berapa banyak orang yang jago berkomunikasi di luar sana tapi terbunuh kalimatnya di depan istri dan anak-anaknya di rumah, dan semoga kita bukan dari golongan orang yang seperti itu”.*/Muhammad Bashori

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.