Guru Qur’an Palangkaraya ikuti Pelatihan Metode Al Hidayah

PALANGKARAYA (Hidayatullah.or.id) — Para pengajar (muallim) Al Qur’an mengikuti pelatihan membaca Al Qur’an Metode Al Hidayah yang diselenggarakan Ponpes Hidayatullah Parangkaraya dibuka pada hari ini, Senin (28/6/2021).

Puluhan peserta pelatihan baca Al Qur’an metode Al Hidayah yang digelar selama 2 hari ini digelar di Kampus Madya Pondok Pesantren Hidayatullah Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Bertindak sebagai instruktur yaitu Ust Sukirno, S.Pd dan Ust. Supardi, S.H.I yang didatangkan dari Kalimantan Timur. Keduanya adalah instruktur metode Al Hidayah tersertifikasi.

Pelatihan ini diikuti oleh muallim Rumah Qur’an se-Palangkaraya, guru TK, SD, SMP dan pengurus yayasan Hidayatullah Palangkaraya.

“Tidak ada tawar menawar untuk menggunakan metode Al Hidayah di Hidayatullah Kalimantan Tengah ini, ” kata Musyrif Rumah Qur’an Kalteng Ust Shautul Haq dalam sambutannya.

Ia menyambut baik pengajaran metode Al Hidayah yang menurutnya perlu terus diluaskan untuk memberantas buta aksara Al Quran.

Metode Al Hidayah sendiri adalah salah satu tata cara belajar membaca Al Qur’an yang baik dan efektif. Penemunya adalah Ust Zainun Nasich Z, yang juga santri Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya.

Karakteristik pembelajaran metode Al Hidayah, diantaranya; (1) Belajar dengan warna, (2) dimulai dengan kemiripan huruf, (3) fokus ,(4) fleksibel , (5) fast, (6) fun dan (7) menggunakan irama nahawan.

Ketua Departemen Dakwah DPW Hidayatullah Kalimantan Tengah Ust Abdur Rochman berharap pelatihan ini tidak saja membuat bagus bacaan, tetapi juga bagus dalam pengamalan kandungannya.*/Usamah Sudiono