Perjalanan untuk Bakti Sosial ke Warga Pedalaman Terpencil di Sofifi Kepulauan Halmahera

SOFIFI (Hidayatullah.or.id) — Judul di atas memang merupakan satu fakta. Mengingat perjalanan ke lokasi yang hari ini digelar khitan massal, pemeriksaan kesehatan gigi, sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat, serta kegiatan sikat gigi massal, dan lainnya dilakukan di sebuah desa bernama Patlean.

“Perjalanan bakti sosial di Daerah Terpencil, Pedalaman dan Kepulauan (DTPK) ini dimulai dari Ternate dengan speed boat selama satu jam, menuju Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara,” terang Kepala BMH Perwakilan BMH Maluku Utara, Arif Ismail (2/8/2021).

Setiba di Sofifi, tim melanjutkan perjalanan dengan roda dua menuju Tobelo, Halahera Barat dengan menempuh waktu 6 jam perjalanan.

“Kondisi hujan waktu kammi melintas, beruntung tetap bisa tepat waktu sampai di Pelabuhan Tobelo, karena setelah itu harus menggunakan kapal yang kala terlambat bisa menunggu esok hari,” imbuhnya.

Perjalanan pun beralih ke kapal kayu KM Rahmat Ilahi dan butuh waktu 8 jam untuk sampai di Desa Patlean dan Wasileo, Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur.

“BMH hadir ke lokasi yang selain pedalaman, terpencil di lokasi kepulauan seperti ini, dalam rangka hadirkan tubuh kuat warga pedalaman tersebut,” jelas Arif.

Hal ini didasari oleh fakta bahwa masyarakat pedalaman penting sekali terus didorong agar meningkatk kesadarannya terhadap perilaku hidup sehat dan bersih untuk tubuh mereka yang lebih kuat.

“Harapannya dengan tubuh bersih dan kuat, imun terjaga, mereka juga tidak mudah diserang penyakit atau bahkan virus seperti yang sekarang merebak dan menjadi wabah,” katanya.

Telah siap hadir dalam kegatan bertema “Bersinergi Mewujudkan Tubuh Kuat-Senyum Sehat Bahagia” ini 25 relawan dan tenaga medis yang juga didukung oleh IDI, Dinas Kesehatan Halmahera Timur, PGDI, PKK, PPNI, IAI, IBI, PATELKI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan dan juga IAKMI.(hio/rls)