Terus Berakselerasi Khidmat Hidayatullah Sulawesi Barat

MATENG (Hidayatullah.or.id) — Tiada kata henti untuk melakukan kebaikan demi kebaikan, kemudian meluaskannya ke setiap penjuru mata angin sebagai ikhtiar melakukan percepatan gerakan dalam rangka berkidmat kepada umat dengan wasilah dakwah dan tarbiyah.

Hal itulah yang terus diupayana Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Barat. “Dalam menjalankan tugas seorang kader harus memiliki jati diri yang kuat sesuai konsep sistematika wahyu,” kata Mardhatillah.

Ketua DPW Hidayatullah Sulbar ini kembali menekankan hal itu saat melantik pengurus Pergantian Antar Waktu (PAW) DPD Hidayatullah Mamuju Tengah, (08/10/2021).

Menurut Mardhatillah, sejalan dengan upaya khidmat yang lebih baik, setiap kader dai Hidayatullah perlu untuk selalu menjaga jatidiri yang selama ini menjadi kultur Hidayatullah. Sehingga dengan begitu, tujuan yang ditarget bisa dicapai dan amanah yang diembankan dapat dijalankan dengan baik.

“Pengembangan dari jatidiri itu adalah seorang kader perlu kritis pada setiap problematika, kreatif dalam setiap ide, komunikatif dan kolaborasi antara pengurus atau departemen,” imbuhnya memungkasi.

Dalam prolognya memandu acara ini, ketua Departemen Organisasi dan SDI DPW Hidayatullah Sulbar, Muhammad Bashori, menyampaikan bahwa Perkumpulan Hidayatullah baru saja mendapatkan apresiasi di Forum Diskusi Pemerintah dan Ormas oleh Dir Intel Polda Sulbar sebagai satu satunya ormas Islam dalam 10 ormas yang terupdate Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Kesbangpol per Oktober tahun ini.

Selain menekankan pentingnya peran keumatan secara luas, Bashori dalam pemaran item departemennya dalam sesi koordinasi usai pelantikan itu, mengutarakan bahwa dalam menjalankan tugas atau amanah jangan hanya berfokus pada departemen dan bidangnya saja tetapi harus selalu ada sinergitas dengan yang lainnya.

Dalam kesempatan tersebut juga mengemuka nilai aset DPD Hidayatullah Mamuju Tengah yang cukup memadai dimanfaatkan mengembangkan unit usaha seperti minimarket di tempat yang strategis. Bidang ekonomi DPW Sulbar juga membidik bidang peternakan dan pertanian.

Dalam rapat konsolidasi ini juga dibahas mengenai pola administrasi dan pengelolaan dana infaq Gerakan Nawafil Hidayatulah (GNH) yang diharapkan semakin baik, akuntabel, terstandar dan bernilai manfaat.

Demikian pula yang berkenaan dengan administrasi perkantoran, tata kelola, dan alat alat kelengkapan organisasi harus semakin baik dan terstandar sebagai tindak lanjut dari hasil workshop sekretaris DPD Hidayatullah se Sulbar beberapa waktu lalu.*/Fadel