IMS Gelar Hapus Tato di Lapas Perempuan Kelas II Semarang

SEMARANG (Hidayatullah.or.id) — Memenuhi harapan masyarakat dalam menjejak langkah langkah kebajikan atas kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lembaga kesehatan nasional Islamic Medical Service (IMS) menggelar kegiatan hapus tato di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II Semarang, Jawa Tengah, Senin, 29 Jumadil Akhir 1443 (31/1/2022).

Kegiatan yang dirangkai dengan acara tabligh akbar ceramah agama ini digelar berkat sinergi dan kolaborasi dengan PT Hauri, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), YBM PLN, Majelis Telkomsel dan Dompet Dhuafa.

Direktur IMS Imran Faizin mengatakan kegiatan ini sebagai wujud perhatian serta dukungan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang terus meniti jalan kebaikan.

“Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini dan melihat keinginan para peserta untuk hijrah menuju pribadi yang lebih baik begitu besar, IMS akan menghadirkan mejalis Qur’an di lapas sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan ini,” kata Imran.

Insya Allah, terang Imran, pihaknya akan hadirkan sebuah program pendampingan berupa Majelis Qur’an dimana IMS akan menggandeng Muslimat Hidayatullah untuk melakukan program pembinaan dan pendampingan terhadap WBP wanita.

“IMS selaku mitra kerjasama dari Ditjen PAS akan berusaha maksimal untuk dapat melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap warga binaan pemasyarakatan dan insya Allah kegiatan ini akan berkelanjutan di lapas lapas yang ada di Indonesia,” tandas Imran.

Pada kegiatan kali ini, selain memberikan layanan hapus tato gratis, tak lupa juga memberikan motivasi dan siraman rohani kepada binaan dengan menghadirkan KH Ahmad Shonhaji selaku penceramah.

Selain itu, Warga Binaan Pemasyarakatan juga mendapatkan bingkisan dari Lembaga Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa (LPM DD) berupa Al- Qur’an dan tasbih digital.

Untuk kegiatan hapus tato ini sendiri, diikuti sebanyak 37 peserta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Meskipun tidak sedikit diantaranya yang kesakitan, mereka nampak senang karena rajah penanda masa lalu yang kurang baik mulai berkurang.

Dalam sambutannya, Kalapas Perempuan Kelas ll Semarang, Kristiana, merasa senang dan bersyukur atas dipilihnya LPP Semarang sebagai tempat yang dijadikan tempat pelayanan. Kristiana mengucapkan terima kasih kepada IMS dan DD sebagai pelopor berjalannya program ini.

“Kami ucapkan banyak terimkasih kepada IMS, di antara banyaknya lapas, LPP semarang terpilih sebagai tempat layanan hapus tato dan semoga kegiatan ini dapat membantu para napi untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Kristiana.*/Alamsyah Jilpi