TNI Beri Wasbang ke Kampus Ponpes Hidayatullah Desa Lawe Loning Aceh Tenggara

BANDA ACEH (Hidayatullah.or.id) — Berikan cara pandang pada anak bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Danramil 01/Lawe Sigala-gala Kapten Inf Risman Batubara jajaran Kodim 0108/Agara, sosialisasikan wawasan kebangsaan di Kampus Pondok Pesantren (Ponpes) atau Dayah Hidayatullah Desa Lawe Loning, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis, 16 Rajab 1443 (17/02/22).

Kegiatan itu, diikuti lebih dari 70 orang yang digelar di ruang aula pondok Pesantren Hidayatullah diantaranya Pimpinan Pondok Pesantren, Ust. Baharuddin beserta guru pendamping, Danramil 01/Lawe Sigala-gala, Kapten Inf Risman Batubara Selaku pemateri, Babinsa jajaran Koramil 01/Lawe Sigala-gala, dan para santri-santriwawati.

Dalam paparan Danramil 01/Lawe Sigala-gala menjelaskan pemahaman arti dari kebangsaan dengan menumbuhkan pikiran rasional tentang hakekat dan cita-cita kehidupan serta perjuangan yang menjadi ciri khas bangsa.

Menurutnya, rasa kebangsaan dalam wawasan kebangsaan harus dimiliki setiap individu dengan kesadaran bangsa yang tumbuh secara ilmiah dalam diri seseorang karena kebersamaan sosial. “Ini berkembang dari kebudayaan, sejarah, dan perjuangan,” katanya.

Maka dari itu, terang dia, rasa dan paham kebangsaan pada akhirnya akan mengobarkan semangat kebangsaan. “Ini merupakan tekad dari seluruh masyarakat untuk melawan semua ancaman dan rela berkorban bagi kepentingan bangsa dan negara,” jelasnya dilansir RRI Banda Aceh.

Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah, Ust. Baharuddin sangat berterimakasih dan apresiasi pada jajaran TNI khususnya Kodim 0108/Agara yang telah menyampaikan suatu ilmu tentang wasbang.

“Kami berharap nantinya para anak didik santri serta santriwati kami, dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan tekad mutlak, dihayati dan diwujudkan oleh seluruh elemen masyarakat demi keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” tutupnya.*/