DMU Ikhtiar Lahirkan Kader Berintegritas Moral, Spiritual dan Profesional

SURABAYA (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Daerah Hidayatullah Surabaya menggelar Dauroh Marhalah Ula (DMU) yang bertema “Melahirkan Kader Berintegritas Moral, Spiritual dan Profesional”. Acara ini berlangsung selama dua hari Sabtu-Ahad, 2-3 Sya’ban 1443/ 5-6 Maret 2022 di Aula Rahmat Rahman Kampus Utama Hidayatullah Surabaya.

Acara DMU berlangsung menjadi tujuh sesi. Sesi pertama Pangantar Sistimatika Wahyu; Sesi kedua, Lahirnya Syahadat dari Ma’rifatul Alam dan Insan; Sesi ketiga, Makna dan Konsekuensi Syahadat; sesi keempat, Komitmen Hidup berQur’an; sesi kelima, Membekali Diri dengan 7 “Azimat” Al Muzzammil; sesi keenam, Komitmen Berdakwah; dan, sesi ketujuh Komitmen Berjamaah.

Panitia penyelengara Ust Nur Huda dalam sambutannya menekankan akan pentingnya mengikuti acara ini hingga sesi akhir.

“Harapannya bagi semua peserta bisa mengikuti sampai selesai jika satu sesi terlewatkan maka tidak akan mendapat sertifikat marhalah atau tidak lulus” kata Sekretaris DPD Hidayatullah Surabaya ini.

“Harapan kedua diadakan acara ini untuk menjadi syarat supaya bisa mengikuti jenjang Marhalah Wustho sehingga setelah semua mahasiswa lulus dari STAIL sudah selesai Marhalah Ula,” tambah Nur Huda.

Ust Juweni selaku ketua Dewan Murabbi Wilayah Jawa Timur dengan sepenuh hati menyampaikan bahwa kegiatan Daurah marhalah Ula ini dapat melahirkan kader kader pelanjut estafeta perjuangan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

“Dauroh ini sangat penting khususnya bagi kita para kader penerus estafeta perjuangan di lembaga Hidayatullah karena mau tidak mau kita akan menjadi seorang penerus perjuangan dakwah Nabi,” sambut Ust Juweni.

Beliau juga memaparkan bahwa kegiatan marhalah ini menjadi motode perekrutan kader tangguh untuk lahirkan generasi Islam kaffah.

‘Dauroh Marhalah Ula ini adalah tahapan pengajaran Hidayatullah dan ini akan mengantarkan untuk semakin kenal kepada Allah ma’rifatullah, juga akan mengantarkan kita menjadi seseorang berislam secara kaffah,” terangnya.

Acara ini diikuti oleh 60 peserta dari mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al Hakim Surabaya. Turut hadir pula jajaran Pengurus Daerah Hidayatullah Surabaya, Ketua PD Pemuda Hidayatullah Surabaya.*/Adib Nursyahid