Hidayatullah Balikpapan Gelar Pernikahan Mubarak 6 Pasang Santri

BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) – Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan melangsungkan pernikahan sebanyak 12 santri-santriwati di Balikpapan.

Acara pernikahan keenam pasang santri itu disaksikan secara langsung oleh Pemimpin Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad, sejumlah pengurus tingkat pusat Hidayatullah dari Jakarta.

Disaksikan pula oleh ratusan santri, ustadz, warga, kader, pengurus, serta jamaah Hidayatullah secara offline di Masjid Ar-Riyadh Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, bakda subuh, Ahad, 14 Syawal 1443H (15/05/2022).

Turut serta menyaksikan acara sakral ini ribuan warganet melalui siaran langsung di kanal YouTube LPPH Gunung Tembak.

Aqad nikah berlangsung sakral. Sebagian pengantin tampak lancar saat proses ijab kabul. Sebagian lainnya ada yang harus mengulang.

“Sah! Sah! Barakallah!” doa dari para jamaah untuk para mempelai.

Hadir menyampaikan nasihat pernikahan yaitu Anggota Dewan Murabbi Pusat Hidayatullah Ustadz Zainuddin Musaddad.

Di mimbar masjid, Ustadz Zainuddin menyampaikan sekaligus menegaskan kembali pentingnya pernikahan yang digelar secara syar’i, termasuk dalam rangkaian acaranya.

Ia menegaskan bahwa pernikahan tidak harus digelar secara mewah dengan tamu undangan yang melimpah.

Bagi Hidayatullah, pernikahan bukan soal penyelenggaraan resepsi, namun bagaimana agar generasi bisa menjalankan syariat Allah lewat menikah.

Sementara para pengantin putri ditempatkan pada lokasi acara terpisah dari pengantin putra.

Setelah acara di masjid selama sekitar 1,5 jam itu, para pengantin kemudian berfoto bareng dengan para hadirin. Mereka pun diguyur doa dan jabatan tangan.

Usai itu, para pengantin putra dikumpulkan di kantor YPPH Balikpapan untuk mendapatkan pembekalan lanjutan terkait tata cara penyerahan mahar. “Sudah halal istri antum,” kelakar Ustadz Hidayat Jaya Miharja, salah seorang panitia penyelenggara pernikahan itu.

Di kantor ini sekaligus digelar ramah tamah secara sederhana.

Kemudian, satu per satu para pengantin putra diantar ke sejumlah rumah yang telah ditentukan untuk menyerahkan mahar kepada pasangan masing-masing.

Berdasarkan data diterima Media Center Ummulqura (MCU) Hidayatullah, berikut keempat pasang pengantin tersebut:

  1. Muhammad Irfanuddin bin Khairil Baits – Ummu Kalsum Tono bin Tono;
  2. Taqiyuddin Ahmad Ibnu Hidayat bin Rusydi Hidayat – Nafisatun Thohiroh binti Purwanto;
  3. Rayhan Ahmad Khairullah bin Ruhyadi – Karima Athiullah;
  4. Abdan Syakur Jundullah bin Jamaluddin Ibrahim – Nurtiaz Mumtaziah Ramadhan binti Abdul Aziz;
  5. Abdullah Kahhar bin Mardhatillah – Nurhayati binti Sunardi; dan
  6. Muhammad Akbar – Ayu Anjani Putri Hapsari.* (SKR/MCU)