Kampus Ummulqura Gutem Tuan Rumah TOT Pemuda

Pelangi di balik papan nama Kampus Induk Hidayatullah Ummulqura, Gunung Tembak, Balikpapan, Rabu (22/12/2021).* [Foto: Muh. Abdus Syakur/MCU]
Pelangi di balik papan nama Kampus Induk Hidayatullah Ummulqura, Gunung Tembak, Balikpapan, Rabu (22/12/2021).* [Foto: Muh. Abdus Syakur/MCU]

BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) – Kampus Ummulqura Hidayatullah Gunung Tembak (Gutem), Balikpapan, Kalimantan Timur, kembali menjadi tuan rumah kegiatan Training for Trainer (TOT) Leadership Training Center (LTC) dan Pendidikan Al Quran Bersanad (LPQ) Pemuda Hidayatullah yang ke-2. Acara ini akan berlangsung selama sepekan mulai Selasa, 15 Dzulqaidah 1443 (14/6/2022).

LTC dan LPQ sendiri adalah merupakan program nasional yang disediakan oleh Pemuda Hidayatullah sebagai sarana kaum muda meningkatkan kapasitas diri dalam hal kepemimpinan dan kiprah, pemberantasan buta aksara Arab, kacakapan baca tulis Al Qur’an, sehingga bisa lebih progresif dan beradab di dalam kehidupan ini.

Ketua Umum PP Pemuda Hidayatullah, Mas Imam Nawawi, mengatakan bukan tanpa alasan Kampus Ummulquraa Hidayatullah Gunung Tembak menjadi tempat kegiatan acara nasional ini.

“Kampus Gunung Tembak adalah wahana konservasi untuk merawat gerakan kultural Hidayatullah sebagai titik awal perlangkahannya dalam mengabdi untuk dakwah dan umat, maka kita harapkan peserta TOT pun dapat merasakan suasana itu dan menyerap langsung spirit dari para senior di sini,” kata Imam dinukil Kaltim.news di kantor Kampus Ummulquraa Hidayatullah Gunung Tembak, Senin (13/6/2022).

Imam menjelaskan, TOT LTC ini bertujuan untuk melahirkan para pemimpin yang siap berkiprah mendidik generasi bangsa yang memiliki mental, wawasan, dan komitmen kepemimpinan sebagai sebuah upaya turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kegiatan ini juga memberikan satu pengalaman belajar secara langsung kepada generasi muda untuk ikut andil mengambil peran bertanggungjawab untuk membangun diri, keluarga, lingkungan, seluruh bangsa, umat, dan rakyat Indonesia.

Imam menerangkan, TOT LPQ ini digelar sebagai upaya untuk melahirkan instruktur untuk mencetak generasi yang melek terhadap al Quran sebagai upaya konkrit menjawab tantangan umat dalam memberantas buta aksara Quran.

Diharapkan dari sini akan mendorong gerakan dakwah Al Quran sehingga semakin banyak umat Islam terutama generasi mudanya yang semakin melek Al Quran, yang, tidak saja mampu membaca namun juga menginternalisasikan nilai nilai yang dikandungnya.

“Diharapkan dari sini akan lahir kesadaran untuk menata diri dan lingkungan dengan nilai nilai Quran yang sangat menginspirasi dunia yang melahirkan kecintaan terhadap ilmu, kedisiplinan, komitmen dalam ibadah, dan hadir di garda depan dalam mengentaskan masalah masalah sosial,” katanya.

Pengentasan masalah sosial, terang Imam, itulah sebenarnya yang menjadi inti dari pesan pesan Al Quran yang melalui LPQ ini diharapkan lahir generasi yang cinta Al Quran, mengamalkannya, mendakwahkannya, dan mentarbiyyahkannya dalam kehidupan sehari hari.

Tak lupa, ia menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada pengurus dan keluarga besar Yayasan Kampus Ummulquraa Hidayatullah Gunung Tembak yang telah menerima mereka dengan terbuka beserta berbagai layanan maksimal yang diberikan.

“Hanya Allah Subhanahu Wata’ala yang mampu membalas segala kebaikan, keramahan, dan segala perhatian luar biasa yang diberikan Kampus Ummulquraa Hidayatullah Gunung Tembak untuk kesuksesan acara ini,” kata Kampus Ummulquraa Hidayatullah Gunung Tembak.

Dari pantauan media ini, peserta TOT LTC dan LPQ ini sudah mulai tiba di Kampus Ummulquraa Hidayatullah Gunung Tembak yang akan dihadiri utusan PW Pemuda Hidayatullah dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Alhamdulillah persiapan sudah hampir 100 persen, temen temen panitia juga sudah stand by bekerja sejak beberapa hari ini mulai dari penjemputan, akomodasi, konsumsi, dan lain lain,” kata Ketua PW Pemuda Hidayatullah Kaltim, Shabirin Hambali.

Selain menggunakan armada udara, tidak sedikit peserta yang datang menggunakan kapal laut, seperti dilakukan perwakilan PW Maluku Utara, Papua, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, dan lainnnya.*/