Wakil Ketua DPRD Kaltim Apresiasi Kiprah Hidayatullah Bangun SDM

SAMARINDA (Hidayatullah.or.id) — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur Muhammad Samsun mengapresiasi kiprah dan langkah Hidayatullah dalam perannya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, beriman, dan tertakwa.

“Kita dukung pembinaan SDM di Kaltim terutama di bidang spiritual dan pendidikan,” katanya saat menerima kunjungan silaturrahim rombongan perwakilan Pondok Pesantren Hidayatullah dan LPI Luqman Al-Hakim Hidayatullah Balikpapan di Ruang Kerjanya, Kantor DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Kota Samarinda, Selasa, 27 Dzulhijjah 1443 (26/7/2022).

Pondok Pesantren Hidayatullah yang berada dibawah ormas Hidayatullah memiliki cabang di berbagai daerah ini, sebut Samsun, mempunyai visi misi yang kuat dalam peningkatan dan kesejahteraan pendidikan keagamaan. “Sehingga, kita support semaksimal mungkin,” tukasnya.

Tujuan dari kunjungan ini yaitu untuk mempererat silaturahmi dan mengajukan permohonan anggaran untuk pengembangan yayasan dan pondok pesantren di Kota Balikpapan.

Menurut pria kelahiran Jember berusia 48 tahun itu, wajar saja perwakilan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan ini menemui wakil rakyat ketika membutuhkan pendanaan dan dukungan APBD. “Sebab, kita punya hubungan yang baik sejak lama dengan ustadz dan pengasuh ini,” jelasnya.

Hal itu dibenarkan Ali Sarwanto yang merupakan Humas Sekolah Islam Terpadu Hidayatullah Balikpapan. “Pagi ini kita bersilaturahmi sekaligus minta dukungan untuk meningkatkan pembangunan SDM agar lebih baik lagi,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, ia memaparkan bahwa pihak yayasan baru saja menyelesaikan pembangunan SMA Integral Luqman Al-Hakim di Balikpapan. “Jumlah murid saat ini sudah 107 dari kapasitas asrama sekitar 108 orang,” terangnya.

Dengan kapasitas tersebut, pihak yayasan merasa perlu adanya penambahan satu gedung agar dapat menerima lebih banyak murid.

“Semoga terealisasi permohonan kami di tahun 2023, Insha Allah siswa kami bisa ditambah 75 orang lagi bila terealisasi,” katanya.

Bukan tanpa alasan permohonan tersebut diajukan, namun melihat situasi ke depannya bahwasanya Balikpapan merupakan salah satu kota penyanggah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. “Tentunya, harus ada sekolah yang bisa menampung banyak murid,” paparnya.

Harapannya, tidak hanya menjadi sekolah yang memiliki kapasitas besar. Akan tetapi, sekolah ini dibangun untuk menciptakan generasi bertauhid dan berperadaban unggul. “Semoga bisa membawa manfaat bagi kemajuan bangsa dan Negara,” harapnya.*/Fatih