Mantan Walikota Balikpapan Imdaad Hamid Meninggal, Hidayatullah Berduka

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Sesepuh Hidayatullah yang juga Walikota Balikpapan Periode 2001-2006 dan 2006-2011, H. Imdaad Hamid meninggal dunia. Imdaad Hamid wafat pada usia ke-78 tahun dalam perawatan di rumah sakit akibat sakit kronis.

Keluarga besar Hidayatullah menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas meninggalnya tokoh Kaltim yang pernah menyumbangkan sebuah cincin berliannya berharga belasan juta ituuntuk mendukung dicetuskannya ide Sekolah Pemimpin Hidayatullah (SPH) di Balikpapan.

Ketua DPP Hidayatullah Ust Ir Abu A’la Abdullah mengatakan sosok Imdaad Hamid tak asing bagi Hidayatullah, sebab ia merupakan orang tidak saja dekat dengan almarhum Abdullah Said sang pendiri tetapi juga punya jasa besar dalam mendukung kiprah dakwah di bumi Benua Etam itu.

“Keluarga besar Hidayatullah berduka. Beliau tokoh yang juga walikota yang fenomenal karena jasa jasa mulianya untuk umat,” kata Abu A’la seraya mendoakan semoga Allah mengampuni segala dosa beliau dan menerima segala amal saleh dan amal jariyahnya.

“Hidayatullah sangat berterima kasih atas jasa-jasa beliau, mudah-mudahan kelak di akhirat Allah mempertemukan kita di surga,” lanjutnya.

Dikatakan dia, Imdaad Hamid dikenal karena kedekatannya dengan ulama, tekun dalam berislam, dan kepeduliannya yang tinggi pada pemasalahan umat khususnya di Balikpapan dimana ia pernah menjadi walikota selama 2 periode.

“Insya Allah amal jariyah dan amal sholeh beliau terus mengalir bersama-sama Hidayatullah hingga akhir zaman,” tandasnya.

Almarhum Imdaad berpulang sekitar pukul 00.30 Wita di rumah sakit di Jakarta saat dalam perawatan di RS akibat sakit kronis. Komplikasi yang telah lama diderita almarhum.

Balikpapan banyak mengalami perubahan semenjak dipimpin Imdaad. Pembangunan ibu kota Kalimantan Timur itu mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Mantan Walikota Balikpapan, Rizal Effendi, dalam unggahan di laman pribadinya mengatakan jenazah almarhum akan disemayakamkan di rumah duka Jl Bhayangkara.

Selanjutnya ba’da Ashar almarhum disalatkan di Masjid Agung At Taqwa sebelum diberangkatkan ke pemakaman di Taman Makam Pahlawan Dharma Agung, Gunung Bakaran. Di situ juga tempat dimakamkan mantan wali kota sebelumnya, Tjutjup Suparna.*/Ain