Tokoh Tana Toraja Antusias Sambut Program Keumatan Hidayatullah Sulsel

TANA TORAJA (Hidayatullah.or.id) — Para tokoh agama dan tokoh masyarakat Tana Toraja, menyambut antusias program keumatan Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Sulawesi Selatan.

Keberadaan sebuah lembaga pendidikan Islam menjadi diantara harapan terbesar dari umat Islam di Tana Toraja. Harapan tersebut mengemuka dalam kesempatan Safari Ramadhan DPW Hidayatullah Sulsel di kawasan eksotik itu.

Pesan dan harapan dari beberapa tokoh umat Islam Tana Toraja diutarakan saat ditemui oleh Tim Safari Ramadhan Hidayatullah Sulawesi Selatan.

“Makanya yang kami butuhkan adalah pembinaan yang sifatnya berkelanjutan, walaupun tentu kami tetap mengapresiasi kepedulian lembaga-lembaga Islam yang telah melibatkan diri dalam pembinaan keumatan secara insidentil, misal safari seperti ini”, kata Muhammad Yasim, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatab Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, beberapa waktu lalu.

Yasim menambahkan, Kemenag Tana Toraja dan Toraja Utara senantiasa membuka diri untuk dapat bersinergi mengoptimalkan layanan keumatan di daerah ini tanpa melihat ‘bendera’ lembaganya.

“Apatahlagi jika ada lembaga, seperti Hidayatullah ini misalnya, yang bermaksud mendirikan sekolah Islam atau pesantren, pasti kita dukung karena disini baru ada satu pesantren yang dikelola oleh Muhammadiyah”, terangnya.

Di kesempatan lain, Dandim 1414/Tana Toraja, Letkol Czi Zainal Arifin, menyampaikan hal serupa saat menerima kunjungan tim safari Ramadhan Hidayatullah Sulawesi Selatan di ruang kerjanya di Kompleks Koramil 1414/Tator di Rantepao, Toraja Utara.

Letkol Czi Zainal Arifin mengatakan, niat yang baik tentu juga harus ditindak lanjuti dengan cara yang baik. Dia menukaskan, kita harus menjadi pemersatu dari seluruh komponen umat Islam di daerah ini, bukan sebaliknya, justru menjadi sumber perpecahan.

“Padahal yang diperdebatkan juga bukan soal prinsip,” pesan Dandim 1414/Tana Toraja yang saat ini sedang menggencarkan pembangunan masjid di beberapa daerah di Tana Toraja.

Ia juga menegaskan untuk senantiasa melibatkan pemerintah dalam setiap kegiatan keagamaan yang dilakukan.

“Agar sinergi itu ada, sehingga hidup berkerukunan dalam keberagaman ini semakin terjaga,” imbuhnya.

Respon baik juga diberikan oleh salah satu tokoh umat Islam Toraja Utara, Saparuddin Linopadang, Anggota DPRD Kab. Toraja Utara.

“Jika Hidayatullah serius, saya respon. Saya siapkan lokasi, silahkan ditindaklanjuti,” kata Saparuddin yang merupakan satu-satunya Anggota Dewan yang beragama Islam di DPRD Toraja Utara.

Sementara itu, Sekretaris DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan yang juga tergabung dalam Tim Safari Ramadhan, Ust Sumariadi, mengatakan silaturahim dengan tokoh umat Islam serta para pemangku di Tana Toraja ini memang menjadi agenda penting pihaknya, agar mendapatkan arahan dan bimbingan dalam menjalankan amanah pembinaan umat Islam di kawasan.

“Selain itu juga ingin menyampaikan rencana Hidayatullah menghadirkan lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren di Tana Toraja,” kata Sumariadi.

Diketahui, Tana Toraja, yang hari ini sudah terbagi menjadi dua kabupaten yakni Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara, memang lebih dikenal sebagai daerah tujuan wisata yang dikunjungi banyak pelancong bahkan dari mancanegara.

Selain itu, Tana Toraja juga dikenal sebagai daerah berpenduduk muslim minoritas di Sulawesi Selatan. Terhitung hanya ada beberapa Kecamatan yang menjadi basis pertumbuhan penduduknya mayoritas beragama Islam, diantaranya Kecamatan Mengkendek di Tana Toraja dan Kecamatan Rantebua di Toraja Utara.

Safari Ramadhan di Tana Toraja adalah rangkaian terakhir dari seluruh agenda safari tahun ini yang dilakukan serentak di 24 Kab/Kota se-Sulawesi Selatan. (ybh/hio)