Ikhtiar Mendampingi Muallaf Selat Kongki Kepulauan Riau

KEPRI (Hidayatullah.or.id) — “Ibu-ibu siap untuk terus belajar membaca al Qur’an?” tanya Ust Abdul Aziz, kepada sejumlah ibu-ibu muallaf di Selat Kongki, Kepulauan Riau.

“Siap, pak ustadz.” Jawab mereka penuh semangat.

Sebagai bentuk kepedulian pembinaan yang berkesinambungan, DPW Hidayatulah Riau didukung BMH Kepri, menugaskan seorang pembimbing agama di Selat Kongki.

Alhasil, Abdullah, ketua RT setempat bersyukur telah menghafal surah-surah pendek seperti al Ikhlas dan An Nas. Untuk pembelajaran baca tulis al Qur’an, Abdullah sudah sampai jenjang Iqra’ 3.

Di perkampungan muslim muallaf di selat Kongki yang terletak di atas air terdapat sekitar 60 jiwa. Sebenarnya mereka telah resmi masuk Islam sejak 2006, namun, menurut Sabrian, penyuluh yang ditugaskan di sana yang berdomisili di pulau Penaah, baru tiga bulan terakhir pembinaan mulai aktif dilakukan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lingga yang juga kepala Departemen Pendidikan DPD Hidayatullah Lingga menyampaikan dalam sambutannya di masjid Selat Kongki, bahwa al Quran adalah benteng yang harus perkuat, sehingga para warga hendaknya menjaga semangat dalam mempelajari al Quran.

Saat tim sinergi BMH, DPW Hidayatullah Kepri, DPD Hidayatullah Lingga dan kampus Pratama Lingga tiba jelang ashar, seorang pria paruh baya tengah belajar tata cara berwudhu dibimbing Sabrian.

Pemandangan sedikit lucu tapi mengharukan saat shalat ashar, beberapa jamaah pria masih agak kebingungan melakukan gerakan shalat.

Kedatangan tim sinergi Hidayatullah selain bersilaturrahim juga membawa sejumlah oleh-oleh berupa makanan dan pakaian shalat pria dan wanita untuk dewasa dan anak-anak yang langsung dipakai menunaikan shalat ashar berjamaah di masjid yang dibangun BMH itu.

Selain masjid, BMH juga membangun sumur bor karena warga muslim muallaf di kampung ini sebelumnya harus mengambil air menggunakan sampan kecil mencari air bersih di sumber air yang terletak cukup jauh dari perkampungan.

Saat ini, alhamdulillah air bersih telah mengalir ke rumah-rumah melalui pipanisasi.

Sementara, Ketua BMH Kepri Abdul Aziz menuturkan rasa haru atas kondisi perkampungan muslim muallaf yang semakin baik dengan adanya fasilitas ibadah dan fasilitas penunjang berupa sumur bor sumbangan dari para sahabat donatur.

Selanjtnya menurut Aziz, BMH akan membangun Rumah Qur’an dan menyakurkan qurban saat Idul Adha.

Pengurus DPW Hidayatullah Kepri, Mujahid M. Salbu menyampaikan komitmen DPW untuk bersinergi dalam hal pembinaan kaum muslimin di pulau-pulau khususnya muslim muallaf di Selat Kongki.

Dikatakan Mujahid, jika Rumah Qur’an selesai dibangun, pihaknya bersama jejaring selanjutnya akan memberi pendampingan metode pembelajaran Al Qur’an.

“Kebahagiaan saudara-saudara sesama muslim muallaf di selat Kongki adalah kebahagiaan kita juga, sebab seperti disebutkan dalam sebuah hadits bahwa orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara,” kata Mujahid yang juga wartawan senior ini.

Penulis buku ‘Indahnya Jalan Dakwah’ ini menambahkan, hidayah Allah Ta’ala yang sampai ke penduduk selat Kongki merupakan tanggungjawab kaum muslimin untuk melanjutkan dengan bimbingan sebagai benteng tauhid mereka agar tidak kembali ke agama yang dianut sebelumnya. (ybh/hio)