Sinergi IMS dan Baznas Bazis Launching Program Hapus Tato Roadshow se-DKI Jakarta

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Islamic Medical Service (IMS) dan Baznas (BAZIS) DKI Jakarta bersinergi melakukan launching program Hapus Tato Roadshow se-DKI Jakarta yang dimulai pada Selasa (20/04/2021).

Acara peluncuran program hapus tato ini di buka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali. Dalam sambutannya, Marullah mengapresiasi diangkatnya program ini.

“Hari ini IMS dan Basnaz (BAZIS) membuka pintu kebaikan berupa program hapus tato. Ayo kita gunakan sebaik baiknya, kalau sudah hijrah jangan belok arah lagi,” kata Marullah Matali kepada peserta hapus tato yang ada di lokasi acara.

Marullah menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah DKI Jakarta.

“Mumpung ini bulan Ramadhan, bulan baik, hari baik, jadi kalau mau masuk ke pintu yang baik di hari yang baik, bulan yang baik, ketemu orang baik dan sumber dana yang baik, Insya Allah memuluskan niatan yang baik menuju kebaikan-kebaikan lainnya,” kata Marullah Matali.

Ketua Baznas (BAZIS) DKI Jakarta KH.DR. Ahmad Luthfi Fathullah, M.A, yang tutut hadir dalam peluncuran program ini, mengutarakan kerjasama pihaknya dengan IMS ini akan terus dikuatkan dan diluaskan manfaatnya.

“Insya Allah kegiatan ini akan berjalan di beberapa titik yang ada di Jakarta. Selain di Jakarta Utara, juga akan dilaksanakan di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, ibu kota Jakarta dan yang terakhir akan dilaksanakan di Pulau Seribu,” kata KH.DR. Ahmad Luthfi Fathullah.

Sementara itu, Direktur IMS Imron Faizin menyampaikan apresiasi dan ucapkan terimakasih kepada Baznas (BAZIS) DKI Jakarta yang telah mendukung penuh progam hapus tato ini. Dia juga menyampaikan apresiasikepada Pemerintah Provinsi Jakarta dan para pihak yang terlibat demi suksesnya program keummatan ini.

Imron berharap, di acara launching hapus tato yang diselenggarakan di Jakarta Islamic Center (JIC) ini terus berkelanjutan dan harapannya pihak pemerintah bisa terjun langsung dalam mendukung dan mensponsori kegiatan-kegiatan kebajikan ini.

“Karena dampaknya sangat baik bagi mereka yang berada di fase hijrah menuju yang lebih baik,” kata Imran.

Imran menyebutkan, program ini sudah berjalan 3,5 tahun dan sudah melayani 5.500-an orang dan terus bertambah. Dia mengatakan, saat ini saja masih banyak sahabat tobat (sobat) atau sahabat hijrah yang berharap dihapus tatonya.

“Tentunya kita ingin bisa melayani secara maksimal. Harapan kami program ini dapat terus berjalan dengan baik dan berharap dukungan dari masyarakat,” tukas Imran.

Dia mengungkapkan, Insya Allah setelah pihaknya keliling di 5 masjid di DKI, selanjutnya ia akan keliling pasar-pasar di DKI untuk meluaskan program ini.

Terakhir, Imran berpesan kepada sahabat marginal untuk sebaiknya mengurungkan keinginan menato tubuh. Karena selain tidak sehat dan berbahaya bagi kesehatan kulit, merajah tubuh juga dilarang agama.

“Bagi yang sudah punya tato namun ingin menghapus akan tetapi terkendala biaya, ayo daftarkan diri anda pada program hapus tato gratis Ramadhan ini,” imbuhnya.

Ia pula menyampaikan terima kasih kepada Baznas (Bazis) DKI atas supportnya sehingga program ini dapat berjalan. Demikian juga kepada Pemprov DKI yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini dapat dilakukan di wilayah DKI Jakarta.*/Amanji Abdullah Kefron