Hidayatullah Jalin Kerjasama dengan Universitas Al-Quran Al-Karim di Sudan

Suasana silaturrahim dan perbincangan antara Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah yang dipimpin Ketua Umum Ust. Nashirul Haq dengan Rektor Universitas Al-Quran Al-Karim dan Ilmu-ilmu Keislaman Sudan Prof. Ahmad Sa'id Salman (berjenggot putih) di ruang kerjanya, pada awal Maret 2016 lalu / Foto: Departemen Luar Negeri DPP Hidayatullah

Suasana silaturrahim dan perbincangan antara Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah yang dipimpin Ketua Umum Ust. Nashirul Haq dengan Rektor Universitas Al-Quran Al-Karim dan Ilmu-ilmu Keislaman Sudan Prof. Ahmad Sa’id Salman (berjenggot putih) di ruang kerjanya, pada awal Maret 2016 lalu / Foto: Departemen Luar Negeri DPP Hidayatullah

DPP Hidayatullah juga diantar oleh beberapa mahasiswa Indonesia di Sudan/ Foto: Departemen Luar Negeri DPP Hidayatullah

DPP Hidayatullah juga diantar oleh beberapa mahasiswa Indonesia di Sudan/ Foto: Departemen Luar Negeri DPP Hidayatullah

Hidayatullah.or.id – Pada awal bulan Maret 2016, sebuah dokumen kesepahaman telah ditandatangani oleh Ustadz H. Nashirul Haq, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, dan Prof. Ahmad Sa’id Salman, Rektor Universitas Al-Quran Al-Karim dan Ilmu-ilmu Keislaman, Sudan.

Penandatanganan itu dilakukan di kota Oumdurman, di pinggir ibukota Sudan, Khartoum, persis di tepi pertemuan dua aliran Sungai Nil.

“Perkenalan kita begitu singkat, namun Alhamdulillah sangat berkesan dan langsung melahirkan saling kepercayaan yang mendalam sehingga menghasilkan dokumen kesepahaman ini,” jelas Ustadz Nashirul Haq.

Kesepahaman itu diantaranya setiap tahun memberikan jatah beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa S1 dan S2 dari Indonesia.

Kedua pihak juga bersepakat saling mengundang para dosen, baik dari dari sekolah-sekolah tinggi yang dikelola Hidayatullah, maupun dari Universitas Al-Quran Al-Karim, untuk mengajar dalam waktu lama, maupun kunjungan-kunjungan ilmiah.

Selain dengan pihak Hidayatullah, Universitas Al-Quran dan Ilmu-ilmu Keislaman Sudan telah bekerja sama dengan beberapa universitas di tanah air, diantaranya Universitas Islam Negeri Malang dan Universitas Asy-Syafi’iyah Jakarta.

“Saya sudah lima kali ke Indonesia, negeri yang indah, rakyatnya ramah dan santun,” kata Prof. Ahmad Sa’id Salman yang murah senyum.

Universitas Al-Quran Al-Karim dan Ilmu-ilmu Keislaman merupakan penyatuan dua lembaga pendidikan tinggi pada awal tahun 1990-an.

Kulliyah Al-Quran yang sudah berdiri sejak 1981 dan Institut Sains Oumdurman yang berdiri sejak 1983, melahirkan universitas ini dengan fakultas yang lebih lengkap.

Dengan mahasiswa sebanyak kurang lebih 12 ribu orang, universitas ini menawarkan sepuluh program setingkat fakultas: Al-Quran, Syari’ah, Bahasa Arab, Da’wah dan Informasi, Ilmu-ilmu Sosial, Ekonomi dan Ilmu Administrasi, Pendidikan, Pusat Bahasa, Pasca-Sarjana dan Kemasyarakatan.

Dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebuah tali ukhuwah baru terjalin rapi. Semoga Allah meridhai dan mensukseskan kerja sama dan persaudaraan ini dunia Akhirat, Aamiin.* (prl/hio)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.