TOT II LTC dan LPQ Nasional Pemuda Hidayatullah Ikhtiar Lahirkan Pendidik Bangsa

BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) — Kegiatan Training for Trainer (TOT) Leadership Training Center (LTC) dan Pendidikan Al Quran Bersanad (LPQ) Pemuda Hidayatullah ke-2 dimulai terselenggara selama sepekan yang dibuka pada Selasa, 15 Dzulqaidah 1443 (14/6/2022).

Ketua Umum PP Pemuda Hidayatullah, Mas Imam Nawawi, mengatakan TOT ini bertujuan untuk melahirkan para pemimpin yang siap berkiprah mendidik generasi bangsa dengan mentalitas, wawasan, dan komitmen kepemimpinan yang kuat sebagai sebuah upaya turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Implementasi semangat konstitusi didalam mewarisi perjuangan para pejuang bangsa yang telah mengorbankan harta bahkan jiwa untuk Indonesia merdeka adalah dengan cara melahirkan generasi yang punya kesadaran dan kecerdasan akan sejarah besarnya,” kata Imam dalam sambutan pembukaan acara di Masjid Ar Riyadh, Kampus Ummulquraa Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Imam mengatakan, oleh karena TOT ini adalah bagian dari upaya Pemuda Hidayatullah mencerdaskan kehidupan bangsa, maka apa yang dilakukan dimensinya bukan sekedar ruangan kegiatan digelar tetapi sebuah titik yang akan terus menjadi awal dari tersambungnya spirit lahirnya generasi bangsa yang akan membawa Indonesia pada martabat yang sesungguhnya.

Lebih jauh, Imam menyebutkan, di dalam majalah Arsip Nasional disebutkan bahwa merdeka bukan sekedar dalam makna politik semata namun dalam dimensi universal. Oleh sebab itu, generasi dibutuhkan generasi rabbani yang siap berkarya dan berkontribusi untuk kebaikan ini.

“Generasi rabbani adalah mereka yang mewujudkan spirit al-‘Alaq karena di alam diri generasi rabbani ada dua hal yang menjadi mainstream yaitu mengajarkan kebenaran dan terus menyelaminya,” kata Imam seraya menukil Al Qur’an surah Ali ‘Imran ayat 79.

Oleh sebab itu, lanjut dia, agenda LTC dan LPQ adalah dalam ranga menifestasi itu semua dan generasi rabbani adalah visi dari Pemuda Hidayatullah, yang mengharmonikan idealisme sebagai seorang muslim dan sekaligus idealisme sebagai bangsa Indonesia.

“Seluruh lulusan TOT akan menjadi penggerak kemajuan dan kecerdasan anak bangsa seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua,” imbuhnya.

Dia menambahkan, hidup kita tidak tergantung dimana kita berada karena substansinya bukan tempat tetapi pada visi dan semangat yang menyala berkobar kobar di dalam hati yang ditunjukkan oleh manifestasi iman itu sendiri.

“Ya Ayyuhal Muddatsir, Qum fa Anzir. Generasi Islam jangan sampai beku pikiranya, tidak bangkit kesadaran dan kecerdasannya, karena sesungguhnya seluruh rangkaian dalam surat yang ada dalam sistematika wahyu basisnya adalah iqra’ bismirabbik,” tandasnya.

Training for Trainer Leadership Training Center dan Pendidikan Al Quran Bersanad Pemuda Hidayatullah ke-II ini dibuka oleh Kabid Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Organisasi DPP Hidayatullah Ust Asih Subagyo dan Ketua Kampus Ummulqura Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan Ust Hamzah Akbar.

Pembukaan dihadiri juga oleh pendiri Hidayatullah KH Hasyim Harjo Suprapto, Pemimpin Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad, unsur DPW Hidayatullah Kaltim, Ketua PW Pemuda Hidayatullah Kaltim Shabirin Ibnu Hambali dan jajaran, para pembimbing dan pembina Kampus Ummulquraa Hidayatullah Gunung Tembak serta undangan dan santri.*/Ain