Hidayatullah Batam Cetak Generasi Cerdas Berkarakter

BATAM (Hidayatullah.or.id) — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Dr H Nashirul Haq mendorong agar Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Batam terus meningkatkan mutu dan kualitasnya untuk mewujudkan kemaslahatan umat.

Serta mencetak kader-kader yang berkarakter dan berkualitas hebat di semua aspek baik itu adab, amal juga ilmunya.

Hal itu disampaikannya saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Sultan Muhammad Al Fatih dan pembangunan gedung baru yang terletak di kawasan Kampus Institut Agama Islam Abdullah Said di Marina, Tanjunguncang, Batam, Kepri, Kamis, 14 Sya’ban 1443 (17/3/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Batam agar terus berpacu mengembangkan dunia pendidikan Islam di Batam. Sehingga dapat tumbuh dengan pesat dan berperan penting memajukan masyarakat di seluruh negeri.

“Pondok Pesantren Hidayatullah Batam harus berperan penting dalam mencetak generasi-generasi Islam yang tangguh, berkualitas, beriman, berakhlak mulia, cerdas dan cakap sehingga dengan demikian kehadiran mereka menjadi berkah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ketua Badan Pembina Kampus Hidayatullah Batam, Ustaz Jamaludin Nur, mengatakan, perjalanan Hidayatullah Batam tidak lepas dari peran Ismeth Abdullah yang saat itu menjabat sebagai Ketua Otorita Batam.

Saat itu lanjutnya Ismeth Abdullah mengalokasikan lahan seluas 1,5 hektar untuk pembangunan pondok pesantren Hidayatullah Batam di kawasan Batuaji pada tahun 1999, dari situlah merupakan titik mula sejarah Hidayatullah Batam diukir.

“Kini, tanah yang dulunya hutan telah menjelma sebagai kampus megah gedung-gedung Hidayatullah Batam. Mulai dari bangunan asrama santri, gedung-gedung sekolah, perpustakaan, aula, minimarket, perkantoran, serta bangunan masjid,” jelasnya.

“Tentu saja ditambah ramainya kegiatan keislaman. Syiar Hidayatullah yang juga menjangkau pulau-pulau terluar di Kepulauan Riau,” ujar Jamaludin lagi.

Ia mengatakan hal itu bisa terlaksana berkat dukungan semua pihak. Baik itu pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah provinsi, BP Batam, para anggota dewan, para donatur, wali murid juga warga Batam yang sudah banyak mendukung Hidayatullah.

Pada Januari 2022 lalu, Hidayatullah Batam, kata Jamaludin memberangkatkan para kadernya ke pulau-pulau terluar di Kepri dalam rangka mencerdaskan anak-anak pulau terluar agar bisa menimba ilmu.

“Kami menyatu dengan masyarakat dan kami sangat mencintai negeri ini dan terus menyebarkan rahmatan lil alamin di seluruh negeri. Hidayatullah hadir untuk masyarakat dan berkomitmen untuk kemajuan negeri,” katanya.

“Kampus-kampus yang ada di Hidayatullah kedepannya insha Allah akan menjadi universitas di Kota Batam. Itu tidaklah sulit kalau Allah sudah berkehendak,” ujarnya lagi.

Ismeth Abdullah yang hadir pada acara tersebut mengaku sangat bersukur dan bangga dengan perkembangan Hidayatullah Batam.

Katanya, pertumbuhan pendidikan agama di Batam sangatlah luar biasa perkembangannya.

Ismeth bercerita dulu saat dia menjabat Gubernur Kepri kehadiran dai dan daiah sangatlah sedikit di Kepri.

Sehingga pemerintah provinsi menyekolahkan anak-anak Kepri untuk menimba ilmu agama di pondok pesantren yang berada di Jawa.

Dengan harapan akan menghasilkan cendekiawan muslim yang memiliki kecerdasan spritual yang tinggi.

“Alhamdulillah sekarang di Kepri khususnya di Batam sudah banyak kita jumpai pesantren-pesantren. Semoga Hidayatullah Batam terus
berkembang dan maju terus, Aamiin,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam, Samudin, mengajak para kader Hidayatullah Batam mengambil peran untuk membangun Batam.

“Bapak wali kota berkomitmen mengembangkan pendidikan agama di kota Batam. Dengan harapan agar tercipta sumber daya manusia yang tangguh, berkualitas dan beriman. Kelak adek-adek santri ini lah yang akan menjadi pemimpin di negeri ini. Mari kita menjaga persatuan dalam rangka membangun Batam,” ujarnya. (Batam Pos)