Kerugiaan Besar Hamba Bila Enggan Berdoa pada Allah

TERDAPAT banyak kerugian yang akan didapatkan seorang hamba apabila ia enggan berdoa pada Allah Subhanahu Wata’ala. Dalam salah satu hadits Rasulillah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam, dikatakan:

ู‚ุงู„ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…:ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุณู’ุฃูŽู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ ูŠูŽุบู’ุถูŽุจู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู-ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ

Artinya: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,โ€ูSesungguhnya mengenai sebuah urusan, barang siapa tidak meminta kepada Allah, maka Allah murka atasnya. (Riwayat At Tirmidzi, dan ia menyatakan โ€œhasanโ€)

Sesungguhnya ketika seorang hamba enggan berdoa untuk memohoan kepada Allah, maka Allah murka atasnya.

Hal ini karena ada dua kemungkinan, pertama hamba tersebut putus asa, dan yang kedua ia sombong, dan kedua-duanya adalah perbuatan yang dimurkai Allah Taโ€™ala.

Sebab itulah Al Halimi berpendapat bahwasannya hendaklah setiap hamba dalam sehari semalam jangan sampai tidak berdoa sama sekali, maka ia akan memperoleh murka dari Allah Taโ€™ala. Minimal jika seorang hamba meninggalkan amalan doa dalam sehari semalam, maka hal itu termasuk perkara makruh.

Hal inilah yang membedakan antara sifat Allah dengan sifat manusia. Jika Allah tidak diminta, maka Ia pun murka, sebaliknya manusia justru marah ketika ia diminta. (lihat, Faidh Al Qadir, 3/12)