PRESS RELEASE: Sidang Perkara Pembangunan SMK Agribisinis Tanjung Jabung Barat–Jambi: Kuasa Hukum Menyampaikan Kontra Memori Banding

Hari ini (Kamis, 11 Juli 2019) Tim Kuasa Hukum terdakwa Sumono bin H. Abdul Latif (SM), Terdakwa dugaan korupsi Perkara Pembangunan SMK Swasta yang berlokasi di Jln Mubarok Desa Mandalajaya Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat – Jambi menyampaikan Kontra Memori Banding di Pengadilan Tinggi Jambi melalui di Pengadilan Tipikor Jambi.

Kontra Memori Banding ini merupakan jawaban atas Memori Banding yang disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat selaku Pemohon Banding pada tanggal 02 Juli 2019 yang lalu.

Diketahui SM dituntut oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat dengan tuntutan Hukuman 5 (lima) tahun penjara, Kewajiban mengganti kerugian negara sebesar 348 Juta Rupiah, serta denda 200 juta rupiah subsider 6 (enam) bulan kurungan. karena terindikasi melanggar Pasal 2 ayat (1) junto Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Subsidair melanggar Pasal 3 junto Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Namun dalam Vonis Majlis Hakim yang dibacakan Ketua Majlis Hakim Dr. Dedy Muchti Nugroho, SH. MHum dengan Hakim Anggota Edi Istanto, SH dan Hiasinta Fransiska Manalu, SH. Menjatuhkan vonis kepada terdakwa dengan hukuman 2 (dua) tahun Penjara, kewajiban mengganti kerugian negara sebesar Rp. 348 Juta serta denda 200 juta subsider 6 (enam) bulan kurungan.

Majlis menilai bahwa terdakwa SM tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 2 UU Tipikor. Majlis menghukum Terdakwa dengan dakwaan subsidair pada pasal 3 UU Tipikor.

Tim Penasehat Hukum SM dari Lembaga Bantuan Hukum Hidayatullah, yang hadir dalam penyerahan Kontra Memori Banding ini adalah Advokat DR. Dudung Amadung Abdullah, SH serta Advokat Mohammad Arfah, SH.

Tim pemasehat Hukum menyampaikan bahwa Kontra Memori Banding ini mementahkan tuduhan Pemohon Banding yang disampiakan dalam Memori Banding. Tim Kuasa Hukum menilai bahwa Memori Banding yang dibuat Pemohon Banding terlalu mengada-ngada dan menutupi fakta persidangan.

Padahal dalam pertimbangan putusan Majlis Hakim disebutkan bahwa unsur memperkaya yang dituduhkan oleh Pemohon Banding, tidak terbukti siapa yang dibuat kaya, serta tuduhan itu tidak didukung dengan bukti dan fakta-fakta.

Tim Kuasa Hukum Termohon Banding berharap Majlis Hakim Pengadilan Tinggi Jambi yang memeriksa dan Mengadili perkara ini bisa membuat putusan sendiri dengan membebasan sdr Sumono bin H. Abdul Latif, hal mana karena semua tuduhan Pemohon Banding menutupi fakta persidangan.

Tim Kuasa Hukum berharap Majlis Hakim memutus dengan putusan lepas dari segala dakwaan dan tuntutan pidana (onslag van recht vervolging). Hal ini seperti yang dituangkan Tim Kuasa Hukum dalam Kontra Memori Banding serta dalam Nota Pembelaan pada siding tingkat pertama. (LBHHID)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.