Muslimat Hidayatullah Papua Barat Terus Tingkatkan Peran Keumatan

MANOKWARI (Hidayatullah.or.id) — Peran keumatan yang dapat dijangkau oleh muslimat sangat luas, namun sumber daya belum memungkinkan untuk sampai pada tahapan tersebut. Namun, bukan berarti lantas terhenti dan abai terhadapa persoalan keumatan.

Itulah diantara yang melatari digelarnya acara Daurah Marhalah Ula Muslimat Hidayatullah Papua Barat yang berlangsung selama dua hari bertempat di Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Manokwari, Jln. Trikora Arfai 2, Kelurahan Anday, Papua Barat, 16-17 Juni 2021.

Selain dalam rangka penyelenggaraan program perkaderan Muslimat Hidayatullah Papua Barat, kegiatan ini dimaksudkan untuk melahirkan lebih banyak sumber daya insani dari Mushida yang siap mengemban amanah dakwah dan mengambil peran keumatan dimana mereka berada.

Dalam keteranganya, Ketua Dewan Murobbi Wilayah (DMW) Hidayatullah Papua Barat, Ust Muhammad Sulton, menyampaikan pesan kepada muslimat peserta daurah untuk memahami pentingnya peran mereka dalam pembangunan.

Menurutnya, peran pembangunan muslimat Hidayatullah amat penting dikuatkan, apalagi mengingat betapa Nabi menempatkan wanita sangat mulia sebagai pilar peradaban karena ia adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya.

“Peran ibu ibu ini sangat penting sekali untuk membangun umat ini, terutama perannya dalam mendidik, membimbing dan mengarahkan anak anak menjadi pribadi yang shaleh, berilmu dan berakhlakul karimah,” katanya.

Dia menekankan, dengan memahami manhaj sistematika wahyu sebagai ijtihad metologi dakwah yang diusung oleh Hidayatullah, maka rasa-rasanya tak akan ada yang kita anggap sebagai lawan, melainkan sebagai kawan karena saking tingginya rasa sayang pada manusia agar mereka selamat di dunia dan akhirat.

“Bentuk sayang kita itu adalah menyeru manusia kepada kebaikan, menghindarkan dari kemudharatan dan sifat aniaya, menuntun kepada ibadah, mengajak kepada keselamatan dan persatuan umat,” imbuhnya.

Ia pun mengajak kepada para kader memahami pola gerakan manhaj dan dakwah Hidayatullah sesuai dengan visi besarnya dalam membangun peradaban Islam.

Harapannya, dengan terlaksananya acara daurah Marhala Ula ni timbul kesadaran untuk meningkatkan kwalitas diri baik dari segi ilmu, iman dan amalnya.

Hadir dalam acara ini Ketua DPW Mushida Papua Barat beserta jajaran, Ketua PD Mushida se-Papua Barat, pengelola amal usaha Mushida se-Papua Barat, dan perwakilan peserta dari PD Mushida se-Papua Barat.

Dauroh Marhala Ula Muslimat Hidayatullah Papua Barat ini mengangkat tema “Transformasi Nilai Nilai Sistematika Wahyu Dalam Melahirkan Kader Peradaban”.*/Hadrianti