Rakerwil Hidayatullah Sumsel Teguhkan Peran Kohesivitas

BANYUASIN (Hidayatullah.or.id) — Ditengah berbagai potensi ketegangan dan disintegrasi, Hidayatullah terus menguatkan peran kohesi dalam merawat persatuan dan merekatkan persaudaraan antar sesama anak bangsa serta menjaga sinergitas antar elemen umat.

“Peran kohesifvitas sosial ini senafas dengan semangat wasathiyah sebagai jatidiri Hidayatullah, yaitu kehadiran kita betul betul menjadi solusi dalam upaya perbaikan dan menghadirkan kemaslahatan,” kata Ketua DPP Hidayatullah Bidang Perekonomian, Drs. Wahyu Rahman, M.M, dari arena Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Hidayatullah Sumatera Selatan, Kamis, 25 Jumadil Akhir 1443 (27/1/2022).

Wahyu menjelaskan, peran kohesi sosial dalam rangka mengeratkan persaudaraan menjadi sesuatu yang amat penting dilakukan tiada lelah. Sebab, terangnya, tanpa persaudaraan dan soliditas yang kuat kita akan dapat dengan mudah terpecah belah.

Oleh sebab itu, menurut Wahyu, pengarusutamaan program dakwah dan pendidikan yang dicanangkan Hidayatullah merupakan bagian dari ikhtiar menjaga persatuan serta menopang ketahanan bangsa yang maju dan bermartabat.

“Mari kuatkan kontribusi kita sehingga semakin dirasakan oleh masyakatat dan terus merawat sinergi dengan berbagai pihak baik pemerintah maupun berbagai elemen umat yang hadir melalui program mainstrem dakwah dan tarbiyah,” kata Wahyu.

Ia pun berpesan kepada peserta Rakerwil agar senantiasa memiliki kepedulian terhadap problem umat dan berupaya mengentaskannya seoptimal yang diampu dan tidak justru menjadi bumerang. Karenanya, ia mengingatkan pentingnya memanifestasi nilai nilai hikmah dan akhlaqul karimah dalam diri setiap setiap kader.

“Hidayatullah memiliki gaya dakwah yang mengedepankan persaudaran dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin sehingga diterima di hati umat,” ujarnya.

Wahyu menambahkan, fungsi Rakerwil adalah sebagai wadah konsolisasi jatidiri bagi para kader agar tetap on the track dalam visi Hidayatullah. Selain itu, Rakerwil ini juga sebagai ajang evaluasi terhadap kinerja tahun sebelumnya dan juga alam rangka menyusun program tahun 2022.

Dia menyebutkan, dengan jaringan DPW di 34 di propinsi, 393 DPD di kabupaten/ kota, 420 DPC di kecamatan, 34 ranting di kelurahan/ desa, serta 823 RQH, Hidayatullah berkomitmen hadir berkhidmat untuk umat, agama, bangsa, dan negara.

“Demikian juga dengan khidmat Hidayatullah di bidang pendidikan terus ditingkatkan mulai dari PAUD hingga Perguruan Tinggi dengan memberi kuota seluas luasnya bagi yatim dan dhuafa,” tandasnya.

Rapat Kerja Wilayah Hidayatullah Sumatera Selatan berlangsung di Kampus Madya Pondok Pesantren Hidayatullah Rambutan, Kabupaten Banyuasin selama 2 hari, 26-27 Januari 2022.

Acara yang bertema “Konsolidasi Jatidiri, Organisasi, dan Wawasan Menuju Terwujudnya Standardisasi, Sentralisasi dan Integrasi Sistemik” ini dibuka oleh Kepala Biro Kesra Setda Pemprov Sumatera Selatan, Drs. H. Abdul Hamid, M.Si mewakili Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya membuka acara tersebut, Abdul Hamid mendorong Hidayatullah agar terus menguatkan kiprahnya dalam membangun masyarakat berkualitas yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, serta turut menopang program program pemerintah secara sinergis dan berkesinambungan.

“Tugas pemerintah Provinsi Sumsel telah dilaksanakan oleh Hidayatullah melalui program dakwah dan pendidikannya, teruslah berkiprah dan pemerintah daerah akan terus mendukung,” kata Abdul Hamid.

Mewakili Gubernur Sumsel, Abdul Hamid dalam kesempatan itu sekaligus meluncurkan program pendirian 500 Rumah Quran Hidayatullah (RQH).

“RQH ini sejalan dengan program pemerintah daerah berupa satu desa satu hafidz hafidzah,” kata Abdul Hamid dalam peluncuran tersebut yang turut didampingi Ketua DPW Hidayatullah Sumsel Lukman Hakim.

Pembukaan juga dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Banyuasin, Hamsi, S.Sos., MSi yang mewakili Bupati Kabupaten Banyuasin H. Askolani Jasi, S.H., M.H, Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sumatera Selatan, H. Askweni, S.Pd, Kapolsek Rambutan, AKP Beni Okimu, S.H, dan perwakilan Kecamatan Rambutan.

Rakerwil Hidayatullah Sumatera Selatan 2022 ini diikuti oleh pengurus DMW, DPW, 10 DPD Hidayatullah se-Sumatera Selatan, orpen Mushida dan Pemuda, badan dan amal usaha BMH, Pos Dai, serta perwakilan dari Kampus Madya Banyuasin.

Acara diakhiri dengan pembacaan kesepakatan dan penyampaian kebijakan DPW Hidayatullah Sumatera Selatan dalam mendukung dan menghargai para perintis amal usaha berupa yayasan di daerah dengan menetapkan pembina di setiap yayasan.

Dalam kesempatan itu sekaligus menetapkan ketua DPD sekaligus ketua yayasan di setiap daerah guna terbangunnya harmonisasi dan sinergi antara program organisasi dan amal usaha dengan mengangkat Program Hidayatullah Nasional Pendirian 500 Rumah Quran Hidayatullah di Sumatera Selatan.(ybh/hio)