Merdeka dan Bebas Atas Penyembahan Selain Allah

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Direktur lembaga studi pengembangan peradaban (LSIP) Hidayatulla, Suharsono menjelaskan bagaimana makna sebuah kemerdekaan untuk saat ini. Hal itu disampaikan dalam program bincang yang diadakan biro humas Dewan pengurus pusat (DPP) Hidayatullah yang ditayangkan pada 17 Agustus 2020.

Suharsono menjelaskan pada umumnya arti kemerdekaan jika mengacu pada masa lalu ialah memperjuangkan kemerdekaan dari para penjajah sebagaimana yang dilakukan para pahlawan.

“Sejatinya tujuan proklamasi kemerdekaan pada zaman dahulu ialah memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan” jelasnya.

Suharsono lalu menjelaskan bahwa untuk saat ini tujuan dari kemerdekaan sudah jauh berbeda. Untuk saat ini tugas kita ialah membebaskan penyembahan selain Allah. Hal itu dikarenakan perbedaan perjuangan pada masa lalu dan juga saat ini.

“Untuk saat ini, jauh lebih dalam makna kemerdekaan ialah makna kemerdekaan adalah terbebasnya manusia dari berbagai macam penyembahan selain hanya kepada Allah SWT semata”  lanjut Suharsono “Tidak ada lagi yang dipertuhankan selain Allah SWT dan dari berbagai macam isme-isme lain” jelasnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh kader Hidayatullah bahwa perjuangan ini seharusnya menjadi motivasi untuk terus melakukan dakwah kepada masyarakat.

“tentunya bagi hidayatullah sebagai organisasi islam, kemerdekaan seperti ini harus menjadi inspirasi meluruskan pehamaan masyarakat, karena misi yang penting untuk saat ini ialah memerdekan masyarakat sehingga terbebasnya isme isme lain” Pungkas Suharsono.

Untuk mengikuti pembicaraan beliau pembaca bisa langsung mengikutinya melalui tayangan bincang pada laman YouTube Hidayatullah Indonesia. Silakan klik laman berikut: https://www.youtube.com/watch?v=JKz38YMV6Tw *Amanjikefron

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.