Mahasiswa STIE Hidayatullah Dibekali Skil Pengelolaan BTH

DEPOK (Hidayatullah.or.id) — Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Hidayatullah mendapat bekal tambahan skil pengelolan keuangan lembaga keuangan mikro yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah Baitut Tamwil Hidayatullah (BTH).

Acara ini digelar intensif selama 2 hari oleh Departemen Keuangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah bertajuk “Diklat manajemen BTH untuk Mahasiswa STIE HIdayatullah“, 3-4 Maret 2021.

Ketua Departemen Keuangan DPP Hidayatullah Saiful Anwar SE, ME, mengatakan program ini dilaksanakan untuk membekali dan memberi nilai tambah kepada mahasiswa semester akhir yang akan bertugas mengabdi ke tengah masyarakat.

“Secara spesifik pelatihan ini membidik kompetensi mahasiswa dalam manajemen keuangan syariah melalui BTH agar resource yang ada ini dapat terserap dengan maksimal,” kata Saiful.

Menurut Saiful, mahasiswa alumni STIE Hidayatullah terserap tidak saja di bidang yang menjadi kapasitas pendidikan mereka pada jurusan manajemen dan akuntansi, melainkan juga tersebar di berbagai bidang lainnya.

“Hal ini membuktikan bahwa kader STIE Hidayatullah banyak diminati dan karena itu kegiatan ini diharapkan kian menguatkan kiprah mereka kelak ketika terjun ke masyarakat,” kata Saiful yang juga alumni STIE Hidayatullah ini.

Pendiri BMT Amanah Kudus ini menilai, kebutuhan Hidayatullah terhadap ketersediaan sumber daya insani semakin tinggi seiring dengan berbagai perkembangan amal dan badan usaha yang terus meluas.

Tuntutan atas kebutuhan tersebut, kata Saiful, semakin terasa dengan sejumlah inovasi dan upaya akselerasi Hidayatullah di bidang pengembangan kemandirian ekonomi umat dengan hadirnya unit jasa keuangan syariah seperti Hidayatullah Micro Finance (HMF) dan Baitut Tamwil Hidayatullah (BTH).

Di tengah perkembangan itu yang berjalan dengan sangat dinamis di semua bidang baik sosial, pendidikan, dakwah dan ekonomi, Saiful berharap Perguruan Tinggi Hidayatullah (PTH) terutama STIE Hidayatullah dapat semakin luas melakukan terobosan untuk pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yang kapabel dan berintegritas.

“Pada tahun 2021 organisasi menghendaki adanya percepatan perkembangan amal usaha sebagai bagian dari program ekonomi keumatan yang dibangun dalam konsep ekonomi berbasis halaqah,” kata Saiful.

Dalam pada itu, Hidayatullah sendiri telah memiliki BTH sebagai lembaga keuangan mikro yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah yang tersebar di kota kota besar di Indonesia seperti Depok, Kudus, Surabaya, Batam, Balikpapan dan sebagainya.

Selain berfungsi menghimpun dan menyalurkan dana kepada anggota, BTH ini kedepannya diharapkan akan semakin luas melakukan kegiatan pengembangan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas ekonomi pengusaha mikro dan kecil dengan antara lain mendorong kegiatan menabung dan menunjang pembiayaan kegiatan ekonomi jamaah.

“BTH didirikan oleh kader dan jamaah untuk tujuan memberdayakan kader dan jamaah Hidayatullah,” tukas Saiful memungkasi.

Kegiatan pendidikan dan pelatihan manajemen BTH untuk mahasiswa STIE HIdayatullah ini diikuti oleh mahasiswa yang akan diwisuda dan kelak melaksanakan tugas pengabdian. Turut hadir juga memberikan materi Ketua Bidang Ekonomi Hidayatullah Drs Wahyu Rahman dan pengurus harian STIE Hidayatullah.*/Amanji Kefron