Lansia dan Anak Korban Banjir Kalsel Butuh Perhatian

BARABAI (Hidayatullah.or.id) — Tim BMH-SAR Hidayatullah melakukan aksi tanggap darurat bencana banjir yang terjadi di sejumlah titik di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Bukan saja Banjarmasin, Ibu kota Kalimantan Selatan, yang sudah terendam banjir sejak 14 Januari 2021, sejumlah titik wilayah lainnya juga dilanda banjir.

Korlap Tim BMH-SAR Hidayatullah Tanggap Bencana Banjir Kalsel, Mohammad Amries, dalam keterangannya, menyebutkan ada beberapa daerah yang terdampak banjir yaitu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Banjarmasin, Tapin, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong.

“Yang perlu penanganan dan perharian serius terumata adalah lansia dan anak-anak,” kata Amries dalam keterangan SAR Hidayatullah yang diterima media ini, Sabtu (16/1/2021).

Amries mengatakan, korban banjr dari kalangan lansia dan anak-anak memerlukan penanganan khusus karena kerentanan yang ada di tengah kondisi banjir yang belum surut. “Terutama kerentanan kesehatan lansia dan kebutuhan pokok anak usia dini,” kata Amries.

Amries mengatakan tim SAR gabungan terus bergerak bersama masyarakat untuk melakukan evakuasi dan mendistribusikan bantuan yang dibutuhkan. “Kami juga bahu-membahu dengan relawan dari berbagai elemen masyarakat,” kata Amries.

Amries menyebutkan, ada sebanyak 27.111 rumah terendam banjir serta ada sekitar 112.709 warga yang mengungsi akibat banjir Kalsel ini mengutip laporan Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

“Tim BMH-SAR Hidayatullah juga telah membuka posko di Masjid Agung Barabai,” lanjut Amries dari Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dia menyebutkan beberapa kebutuhan mendesak masyarakat terdampak banjir seperti makanan siap saji, air mineral, lilin, popok bayi, pembalut wanita, obat obatan, anti nyamuk.

Juga kebutuhan penting lainnya selama masa tanggap darurat seperti pakaian dalam wanita dan popok anak-anak, air bersih untuk keperluan mck, genset, alat penerangan, kabel, stop kontak, terpal, serokan air, pel lantai dan lain-lain.

Dia menambahkan, kader dan jamaah Hidayatullah Kalsel juga aktif melakukan evakuasi untuk membantu korban banjir lainnya. Bahkan dari BMH-SAR Hidayatullah Kaltim mengirim 8 personil dengan 2 armada ambulance BMH.

“Sudah merapat ke sini untuk turut membersamai dalam respon aksi tanggap darurat bencana banjir Kalsel,” pungkasnya. (ybh/hio)