Webinar Nilai Pancasila dalam Manajemen Operasi SAR

DEPOK (Hidayatullah.or.id) — Pengurus Pusat SAR Hidayatullah menggelar acara Seminar Kebangsaan & Pelatihan Manajemen Kebencanaan bertajuk “Nilai nilai Pancasila dalam Manajemen Operasi Pencarian dan Pertolongan” yang berlangsung di Kota Depok, Jawa Barat, Ahad, 26 Safar 1443 (3/10/2021).

Acara yang digelar bekerjasama dengan Departemen Sosial DPP Hidayatulllah ini diikuti peserta secara daring dan sebagian luring di Aula STIE Hidayatullah Depok.

Hadir sebagai narasumber dalam acara ini Kepala Deputi Bidang Bina Tenaga & Potensi Basarnas Abdul Haris Achadi dan Ketua Bidang Pelayanan Umat (Yanmat) DPP Hidayatullah Nursyamsa Hadis.

Kepala Deputi Bidang Bina Tenaga & Potensi Basarnas Abdul Haris Achadi dalam pemaparannya mengatakan aksi sosial kemanusiaan untuk pencarian dan pertolongan merupakan pekerjaan tidak ringan.

Tidak ringan, sebab, jelasnya, operasi pencarian dan pertolongan korban musibah tidak saja membutuhkan kecakapan skil tetapi juga spirit kerelawananan dan keikhlasan. Disinilah nilai Pancasila terejawantahkan dalam jiwa setiap relawan.

“Semua pekerjaan berawal dari niat dan rasa ikhlas. Jika keduanya ada maka para relawan akan tau dengan siapa sesungguhnya mereka bekerja, bekerja untuk kemanusiaan karena Allah SWT,” katanya.

Pancasila tidak lepas dari nilai Islam. Oleh karenaya, jelas dia, relawan yang selalu dituntut hadir dalam setiap bencana mesti punya jiwa Laahauala walaaquwwata Illabillah.

Lebih jauh dia mengungkapkan bahwa setiap relawan bencana seringkali hanya punya sedikit waktu emas dalam pencarian dan pertolongan. Sebab, dalam menit menit pertama kejadian musibah, tim SAR sangat terbatas. Sementara saat terjadi musibah, seringkali jatuh korban luar biasa karena waktu kejadian yang tak terduga.

Pada kesempatan tersebut, Haris mengapresiasi SAR Hidayatullah yang sangat aktif melatih personilnya. Ia berharap, sumber daya ini turut mendukung operasi SAR di berbagai daerah bencana.

“Basarnas tidak bisa bekerja sendiri, maka diperlukan kolaborasi,” imbuhnya.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil penelitiannya, bahwa untuk suksesnya operasi pencarian dan pertolongan pada musibah bencana ada beberapa hal yang amat penting diperhatikan. Pertama, SDM yang memiliki mental yang tangguh dan kuat. Kedua, kedua bagaimana memanfaatkan kecerdasan atau kemampuan SDM.

“Kecerdasan dan kemampuan ini bukan hanya soal search dan rescue saja sebab ada banyak yang dibutuhkan dalam pencarian dan pertolongan dimana harus ada SDM yang bisa mengelola posko atau logistik. Dan memperhatikan orkestrasi dan pentingnya kesadaran diri,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyematan SAR Hidayatullah sebagai Potensi Mitra Basarnas Pusat yang diberikan langsung oleh Abdul Haris Achadi, S.H DESS kepada Ketua Umum SAR Hidayatullah Irwan Harun.

Acara dibuka langsung oleh Musliadi selaku ketua Departemen Sosial DPP Hidayatullah. Dalam sambutannya Musliadi menekankan pentingnya meneguhkan kiprah aksi kemanusiaan dan menguatkan sinergi yang lebih baik dan profesional.

Turut hadir juga Ketua Pembina SAR Hidayatullah yang juga Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka/Ketua Komisi Binamuda, Kak Supriyadi dan Dr Agus Prayoga selaku Ketua STIE Hidayatullah Depok.(ybh/hio)