SAR Hidayatullah Gelar Rapim dan Bimtek Nasional

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Lembaga relawan kemanusiaan Search and Rescue (SAR) Hidayatullah menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) sekaligus Bimbingan Teknik (Bimtek) pembinaan potensi dasar pertolongan pertama bagi potensi pencarian dan pertolongan yang digelar selama 2 hari di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah Jakarta, 24-25 Jumadil Akhir 1443 (26-27/1/2022).

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, Ust H Dr Nashirul Haq, MA, dalam sambutannya membuka acara ini berterimakasih dan memberi apresiasi atas kiprah SAR Hidayatullah atas kontrbusinya selama ini.

“Kiprahnya telah dirasakan baik secara internal di Hidayatullah maupun masyarakat Indonesia. Hampir di setiap bencana, SAR Hidayatullah selalu terdepan untuk memberikan layanan umat dalam bentuk pencarian dan pertolongan,” kata Nashirul Haq dalam sambutannya membuka acara tersebut.

SAR Hidayatullah menurutnya multi fungsi, inilah kata dia yang membedakannya dengan SAR secara umum. Selain sebagai relawan bencana dan kemanusiaan, SAR Hidayatullah juga wadah kaderisasi untuk melahirkan kader kader handal, militan, dan tangguh yang memiliki integritas dan kapabilitas sebagai calon calon pemimpin umat dan bangsa kedepan.

“Itu yang harus menjadi orientasi utama. SAR Hidayatullah juga sebagai wadah pengembangan diri terutama skill di bidang search and rescue. Dan juga sebagai wadah layanan umat dalam bidang kebencanaan terkhusus pencarian dan pertolongan,” terangnya.

Oleh karenanya, Nashirul berpesan, SAR Hidayatullah harus dikelola secara profetik dan profesional sebagaimana amanat dalam PDO bahwa misi Hidayatullah adalah menjalankan kegiatan dan program dengan segala dimensinya secara profetik dan profesional.

Nashirul juga mendorong SAR Hidayatullah terus melakukan berbagai terobosan, melahirkan inovasi, dan kreatifitas yang bermanfaat untuk umat dengan nyali sebagamana mottonya: tanpa tapi tanpa nanti.

“Dan kayaknya kalau tidak punya nyali, selalu bilang nanti nanti. Sebatas wacana. Kalau Pak Nanang kan memang tanpa nanti karena dia punya nyali,” candanya seraya menyebut nama salah seorang sejawatnya.

Lebih jauh, Nashirul juga menekankan pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi baik dengan institusi internal maupun eksternal. Dia mengatakan, apapun tupoksi kita, tidak bisa dijalankan tanpa ditopang institusi lain.

“Terlalu besar amanah yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita untuk memakmurkan bumi. Jadi kalau ada orang Islam yang hanya ingin menikmati kehidupan ini dan tidak mau mencari tantangan, itu berarti sudah menyalahi fitrahnya dan menyalahi amanah dari Allah SWT ” katanya seraya menukil QS. Hud ayat 61.

Dia menerangkan, Allah SWT menciptakan kita dalam rangka untuk memakmurkan bumi. Oleh karena itu, rasa tanggung jawab memikul amanah sangat tinggi karena ada keterpanggilan, bukan karena orientasi duniawi.

“Dan ketika memberikan pertolongan kepada siapapun selalu teringat dengan sabda Rasulullah SAW bahwa Allah pun akan meringkankan dan menolong kita,” pesannya.

Terakhir, UNH mengajak berdoa semoga SAR Hidayatullah kedepan semakin maju dan semakin progresif. Ia pun menitipkan pesan bahwa salah satu tantangan SAR Hidayatullah kedepan adalah ketersediaan instruktur putri sehingga kultur Hidayatullah tetap terjaga.

Pada pembukaan Rapimnas dan Bimtek SAR Hidayatullah ini dilakukan penandatangan kerjasama antara SAR Hidayatullah dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Hidayatullah Depok yang memuat beberapa poin kesepakatan kerjasama yaitu pelaksanaan training center untuk mahasiswa, pembentukan SRU STIE Hidayatullah, pelaksanaan Halaqoh Hidayatullah Rescue (H2R), dan beasiswa Kuliah Kader Relawan SAR Hidayatullah.

Dalam kesempatan pembukaan Rapimnas dan Bimtek SAR Hidayatullah ini turut hadir jajaran pengurus DPP Hidayatullah diantaranya Kabid Organisasi Asih Subagyo, Kabid Yanmat yang juga pembina SAR Hidayatullah Nursyamsa Hadis, Kadep Sosial Musliadi Raja, Kadepkes Imran Faizin, Kadep SDI Muhamamad Arfan Abdau dan Ketua Umum PP Pemuda Hidayatullah Imam Nawawi.

Hadir pula pembina SAR Hidayatullah Muhammad Musyafir, Ketua Dewan Pakar SAR Hidayatullah Abbas Usman, Penasehat SAR Hidayatullah Syaharuddin Yusuf, Direktur BMH Supendi, Ketua STIE Hidayatullah Muhammad Saddam, Ketua DPW Hidayatullah DKI Jakarta Muhammad Isnaini, ketua ketua PW SAR Hidayatullah se-Indonesia serta tamu undangan.*/Ain