Hidayatullah Se-Sulawesi Gelar Rapat Koordinasi Dakwah

GOWA (Hidayatullah.or.id) — Hidayatullah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Dakwah Hidayatullah gabungan se-Sulawesi dengan 6 DPW; Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan, Sabtu (5/6/2021).

Sebagai upaya untuk terus menggerakkan dan menggeliatkan dakwah di kawasan, dalam kesempatan tersebut Hidayatullah se-Sulawesi nyatakan tekad untuk menghadirkan 2000 Rumah Qur’an untuk melayani umat dalam pemberantasan buta aksara Al Qur’an.

Acara yang berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan ketat ini dihadiri oleh Bidang Dakwah dan Layanan Umat DPP Hidayatullah dan Ketua Departemen Dakwah DPD dan DPW perwakilan 6 provinsi di Sulawesi itu.

“Tercatat lebih kurang 60-an peserta”, kata Reskyaman, Penanggung Jawab acara yang juga Ketua Departemen Dakwah DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Ketua Departemen Rekrutmen dan Pembinaan Anggota DPP Hidayatullah Iwan Abdullah, mengatakan ini adalah Rakor yang ketiga yang diselenggarakan dengan format gabungan dari beberapa wilayah, setelah se-Kalimantan di Berau dan se-Sumatera di Batam.

Iwan menyebutkan, selain mengkonsolidasi pengurus, khususnya penanggung jawab dakwah di tingkat daerah dan wilayah, Rakor ini juga mencanangkan beberapa target prioritas, diantaranya, Launching Rumah Qur’an Hidayatullah (RQH), standarisai pengurus DKM Hidayatullah dan standarisasi pelaksanaan Taklim Diniyah dan Halaqah Diniyah.

“Serta penguatan dari seluruh program dakwah hasil Rakernas tahun 2021,” kata Iwan menambahkan.

Nasri Bohari selaku Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, dalam pembukaan, mengatakan, kegiatan musyawarah yang membahas penguatan program dakwah ini bukan saja sebagai momen silaturrahim, melainkan juga kesempatan menginjeksi spirit para dai.

“Kegiatan seperti ini yang kita harapkan sebab potensi dan respon umat terhadap dakwah ini luar biasa, menuntut peningkatan kompetensi kita sebagai pelayan umat dan pelaku dakwah,” kata Nasri.

Selain itu, lanjutnya, dengan adanya agenda ini, ia berharap terus mengharapkan keterlibatan pemerintah untuk bersinergi mensukseskan kegiatan-kegiatan dakwah dan layanan umat lainnya sehingga gerakan ini dapat bersifat massif.

Suherman selaku Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, merespon baik kegiatan Rakor Dakwah tersebut yang menurutnya sejalan dengan visi misi pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang beriman, berdaya saing dan sejahtera.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pasti siap bersinergi sebab kehadiran lembaga-lembaga dakwah seperti Hidayatullah ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mensukseskan program dan layanan sosial kemasyarakatan, saya siap memfasilitasi, Insya Allah”, tegas Suherman.

Rakor Dakwah se-Sulawesi kali ini berlangsung selama dua hari, 5-6 Juni yang ditempatkan di Kampus Peradaban Pondok Pesantren Hidayatullah Bollangi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Acara ini juga dihadiri unsur Dewan Pengurus Pusat sekaligus menjadi narasumber diantaranya Nursyamsa Hadis (Ketua Bidang Dakwah dan Layanan Umat), Shohibul Anwar (Ketua Departemen Penyiaran Islam) serta pembina Pondok Pesantren Hidayatullah Makassar Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar.

Rakor Dakwah se-Sulawesi ini sekaligus meluncurkan 2000 RQH yang ditekadkan akan eksis selama periode kepengurusan kali ini.*/Sumaryadi