TASK Hidayatullah Salurkan 3 Ton Bantuan ke Halmahera

HALMAHERA (Hidayatullah.or.id) — Tim Aksi Siaga Kemanusiaan (TASK) Hidayatullah telah menyalurkan dan mengirimkan bantuan sebanyak total 3 ton ke lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Hingga Jumat (19/07/2019) ini, sudah tiga kali dilakukan pengiriman bantuan.

“Alhamdulillah logistik bantuan untuk para korban bencana yang sudah berangkat duluan adalah 2 ton beras, 150 kotak mi instan, dan 200 lembar terpal,” ujar relawan Hidayatullah, Ali Murtadho, Jumat (19/07/2019) yang berangkat hari ini.

Sebelumnya, tim awal relawan Hidayatullah telah berangkat ke lokasi titik bencana Halmahera Selatan sehari setelah gempa berkekuatan M7,2 mengguncang wilayah itu pada Ahad (14/07/2019).

Secara berangsur-angsur dilakukan penambahan personel relawan dan bantuan ke lokasi. Mereka terdiri dari SAR Hidayatullah, BMH, dan Pos Dai Sulawesi Tengah.

Hari ini, Jumat, relawan tambahan diterjunkan lagi ke lokasi. Dari pusat Kabupaten Halmahera Selatan, perjalanan laut dilanjutkan dengan kapal kecil menuju Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan, tempat dimana posko TASK Hidayatullah berada.

Lokasi posko ini sangat strategis karena akses kapal cukup dekat dan mudah dilalui. Meski posko tersebut selesai dibangun pada Rabu (17/07/2019), namun relawan telah tiba lebih dahulu pada Senin (15/07/2019).

Pada Jumat pagi ini, tim kembali mengirimkan sejumlah perlengkapan dan logistik untuk para korban bencana dan relawan di lapangan.

Antara lain helm proyek, sarung tangan lapangan, sekop, cangkul, senter, mantel, radio HT, genset dan perlengkapannya, tenda, perlengkapan masak memasak, bumbu dan rempah-rempah, telor, minyak goreng, dan lain sebagainya.

“In Sya Allah perjalanan ditempuh 3 jam dengan speedboat. Mohon doanya, saudaraku, Semoga Allah memberikan kemudahan dan keberkahan yang melimpah dalam perjalanan ini. Bismillah,” ujar Ali, Jumat pagi sekitar pukul 08.15 WIB.

Pada Kamis (18/07/2019) malam, sebanyak 14 orang relawan bergerak ke Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan, sekaligus melakukan pembagian logistik.

Sedikitnya ada 20 lebih relawan TASK Hidayatullah yang diterjunkan ke lokasi bencana.

Sementara itu, pasca gempa 7,2 SR, beberapa desa di Halmahera Selatan mengalami kerusakan cukup parah. Data dihimpun TASK Hidayatullah per 17 Juli 2019, khusus di kampung Dowora, Gane Barat, misalnya. Di kampung berpenghuni 1.000 KK ini, terdapat 226 rumah dan 1 masjid yang rusak. Korban luka sebanyak 20 dan 800 mengungsi.

Para pengungsi menempati tenda-tenda yang didirikan secara darurat, seperti di lapangan.

Sebelumnya, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) BMH bersama Tim SAR Hidayatullah langsung bergerak ke Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Senin (15/07/2019) guna memberikan bantuan evakuasi dan logistik kepada para korban musibah gempa.

Gempa bumi berkekuatan 7,2 Skala Richter terjadi pada Ahad (14/07/2019) di Halmahera Selatan, menyebabkan sejumlah korban jiwa, ratusan rumah rusak, dan ribuan orang mengungsi.

“Alhamdulillah BMH dan SAR Hidayatullah pada Senin sore sudah tiba di lokasi. Saat ini tim berada di Desa Tawa Kecamatan Gane Barat Selaan, Halmahera Selatan,” terang Kepala BMH Perwakilan Maluku Utara, Arif Ismail.

Tim berangkat dari Ternate menuju Sofifi dengan speedboat selama satu jam, kemudian naik mobil lintas menuju Saketa sekitar 7 jam lamanya, lalu menuju Bacan dengan memakan waktu satu jam 30 menit.

“Perjalanan cukup panjang, sehingga baru hari ini (Selasa, 16 Juli 2019) tim dapat bergerak melakukan aksi bantuan,” imbuh Arif Ismail.

Gempa bumi telah menyebabkan rumah-rumah warga roboh, sebagian hancur. Warga mulai tinggal di tenda-tenda darurat.

“Pengiriman relawan tahap pertama ini BMH dan SAR Hidayatullah fokus pada bantuan evakuasi dan logistik berupa kebutuhan pokok, tenda pengungsian. Insya Allah akan segera dibangun Posko Peduli Bencana, sehingga semakin banyak warga terdampak yang dapat kami bantu,” papar Arif Ismail.

Bantuan mendesak yang dibutuhkan warga saat ini di lokasi berupa terpal untuk tenda pengungsian, makanan siap saji, selimut, perlengkapan bayi, obat-obatan, air mineral, dan perlengkapan wanita.

Di lokasi bencana, relawan Hidayatullah bersinergi dengan kepolisian dan tim dari Basarnas.

“BMH dan SAR Hidayatullah insya Allah siap menjadi mitra terbaik masyarakat yang ingin membantu warga terdampak di Halmahera Selatan ini,” tutup Arif Ismail. (ril/nws)

Subscribe

Masukkan alamat email pada kolom bawah ini untuk mendapatkan pembaharuan artikel terkini www.Hidayatullah.or.id langsung di email Anda.