AdvertisementAdvertisement

Hidayatullah Apresiasi Presiden Prabowo yang Isyaratkan Tarik Diri dari Keanggotaan ‘Board of Peace’ Trump

Content Partner

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) –– Hidayatullah memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengisyaratkan kesiapan Indonesia untuk menarik diri dari keanggotaan Board of Peace (BoP) jika forum tersebut terbukti tidak lagi memberi kemaslahatan bagi bangsa Palestina.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Muhammad Isnaeni, menyebut momen ini bukan sekadar opsi diplomatik, melainkan sebuah pintu keluar (exit door) yang bermartabat bagi kedaulatan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Muhammad Isnaeni menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang bagi keraguan. Menurutnya, alasan untuk segera meninggalkan inisiatif bentukan Trump tersebut sudah sangat kuat dan nyata.

“Pernyataan Presiden yang menyatakan bahwa jika tak ada lagi kemaslahatan bagi Palestina untuk berada di board of peace, maka Indonesia siap keluar. Saya kira itu harus segera karena tak ada lagi alasan yang kuat bagi Indonesia. Bahkan ini menjadi exit door bagi Indonesia,” jelas Isnaeni.

Isnaeni menilai langkah ini dianggap sebagai komitmen nyata Indonesia dalam menentang segala bentuk penjajahan di atas dunia, selaras dengan amanat konstitusi.

“Kita dukung dan kita desak secepat mungkin agar Indonesia menyatakan secara clear dan terbuka terhadap seluruh rakyat Indonesia dan dunia bahwa Indonesia menyatakan sikap keluar dari board of peace-nya Trump,” terang Juru Bicara Hidayatullah ini.

Seperti diketahui, di tengah suasana khidmat bulan suci Ramadhan, Presiden Prabowo Subianto menggelar silaturrahim dengan para ulama serta tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana Kenegaraan pada Kamis malam, 15 Ramadhan 1447 (5/3/2026), guna membahas perkembangan situasi global yang kian eskalatif.

Pertemuan di Istana Negara tersebut membahas arah kebijakan luar negeri Indonesia yang disebut lebih berpihak pada keadilan global dan solidaritas umat Islam sedunia, terutama dalam menyikapi krisis yang terus menghantam kawasan Timur Tengah. Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo berjanji Indonesia akan keluar dari keanggotaan BoP atau Dewan Perdamaian itu jika tidak membantu cita-cita rakyat Palestina untuk merdeka dari Israel.

Isnaeni menekankan bahwa Hidayatullah memiliki sikap yang benderang dalam menyikapi serangan militer yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Menurutnya, serangan tersebut bukanlah insiden yang berdiri sendiri, melainkan sebuah manifestasi dari rangkaian sistematis penjajahan yang tengah berlangsung.

Isnaeni memandang eskalasi militer tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses panjang penindasan terhadap bangsa Palestina.

“Sikap Hidayatullah berkaitan dengan penyerangan Amerika dan Israel terhadap Iran yang sesungguhnya ini bagian daripada ada rangkaian yang tidak terpisahkan dari proses penjajahan terhadap Palestina,” tegas Isnaeni.

Lebih lanjut, Isnaeni menyoroti posisi Indonesia dalam kancah diplomasi internasional, khususnya keterlibatan negara dalam Board of Peace, sebuah badan inisiatif perdamaian yang dibentuk di bawah pengaruh Amerika Serikat, terutama pada era kepemimpinan Donald Trump.

Hidayatullah menilai bahwa partisipasi Indonesia dalam forum tersebut sudah tidak memiliki landasan moral dan praktis yang kuat, mengingat tindakan agresor yang justru bertolak belakang dengan semangat perdamaian yang dikampanyekan.

Isnaeni menjelaskan bahwa jargon perdamaian yang selama ini dipromosikan oleh pihak Amerika Serikat telah kehilangan kredibilitasnya. Baginya, kenyataan di lapangan telah memvalidasi bahwa inisiatif tersebut tidak memberikan perlindungan atau manfaat substantif bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.

Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah untuk mengambil langkah berani dan segera melakukan reorientasi kebijakan luar negeri.

“Tidak ada lagi alasan yang kuat untuk kemudian Indonesia bisa atau bertahan dalam sebuah board of peace yang dibentuk oleh Amerika. Karena sejatinya sudah sangat terang benderang, tak ada perdamaian yang menjadi jargon dari Amerika dalam hal ini Trump,” ujarnya menandaskan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Hidayatullah Jawa Barat Dorong Kehadiran Pusat Dakwah sebagai Sentral Konsolidasi Gerakan

BANDUNG (Hidayatullah.or.id) -- Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Jawa Barat, Ahmad Maghfur, menegaskan pentingnya menghadirkan Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img