
MALINAU (Hidayatullah.or.id) — Staf Ahli Aparatur dan Pelayanan Publik Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Ir. Syahrullah Mursalin, M.P, yang mewakili Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Hidayatullah sebagai organisasi kemasyarakatan yang secara fokus dan berkelanjutan bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Hidayatullah Kalimantan Utara di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Malinau yang dibuka pada Sabtu, 19 Sya’ban 1447 (7/2/2026).
Dalam sambutannya, Syahrullah Mursalin menilai keberlanjutan program Hidayatullah menjadi nilai penting di tengah tantangan pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa Provinsi Kalimantan Utara memiliki kondisi geografis yang beragam dan tantangan akses layanan di sejumlah wilayah.
Ia menyebut, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan relevan untuk memperkuat upaya pembangunan. Syahrullah menegaskan bahwa kehadiran Hidayatullah selaras dengan arah pembangunan daerah yang menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas.
Rakerwil Hidayatullah Kalimantan Utara juga dihadiri oleh Wakil Bupati Malinau, Jakariah, S.E., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Jakariah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kontribusi Hidayatullah dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Malinau.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malinau memiliki komitmen untuk memastikan tidak ada anak yang terputus dari akses pendidikan.
Menurut Jakariah, pemerintah daerah menanggung seluruh kebutuhan pendidikan anak-anak di Malinau, mulai dari biaya sekolah hingga perlengkapan belajar. Ia menyebutkan bahwa saat ini sekitar 20.000 anak memperoleh jaminan pendidikan dari pemerintah kabupaten. Selain itu, Pemkab Malinau juga menjalankan program desa sarjana, dengan pembiayaan penuh bagi ratusan mahasiswa setiap tahun.
“Investasi terbaik adalah investasi pada manusia. Jika kita berinvestasi pada fisik, suatu saat akan rusak. Namun investasi pada manusia akan memberikan manfaat sepanjang hayat,” ujar Jakariah dalam sambutannya.

Jakariah juga menyampaikan harapan agar Rakerwil Hidayatullah Kalimantan Utara dapat menghasilkan program kerja yang sejalan dengan visi pembangunan nasional dan daerah.
Ia menekankan pentingnya keselarasan tersebut dalam rangka berkontribusi terhadap pencapaian Indonesia Emas 2045. Dalam penyampaiannya, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga harmonisasi sosial, kebersamaan, serta sikap saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Utara.
Sementara itu, dalam kapasitasnya mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Syahrullah Mursalin menyampaikan bahwa pemerintah provinsi membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan.
Syahrullah menyebutkan bahwa pembangunan di wilayah perbatasan memerlukan kerja sama lintas sektor agar tantangan geografis dan keterbatasan layanan dapat direspons secara efektif. Dalam konteks tersebut, peran organisasi yang memiliki jaringan akar rumput dinilai relevan.
Forum ini diharapkan Syahrullah dapat memperkuat peran organisasi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial, sekaligus memperluas kontribusinya dalam pembangunan masyarakat di Kalimantan Utara.






