AdvertisementAdvertisement

Rakeryas Yayasan Al Firdaus Hidayatullah Tangsel Bahas Arah Kebijakan dan Penguatan Tata Kelola

Content Partner

TANGSEL (Hidayatullah.or.id) — Yayasan Al Firdaus Hidayatullah Tangerang Selatan (Tangsel) menyelenggarakan Rapat Kerja Yayasan (Rakeryas) sebagai forum perencanaan dan konsolidasi kelembagaan untuk tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 27 Sya’ban 1447 (15/2/2026), dengan dihadiri unsur pembina, pengawas, pengurus yayasan, kepala unit kerja, serta jajaran yang terlibat dalam kegiatan pendidikan dan dakwah di lingkungan yayasan.

Ketua Yayasan Al Firdaus Hidayatullah Banten, Muhammad Irwan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rakeryas merupakan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan langkah kerja lembaga dalam satu tahun ke depan.

Muhammad Irwan mengawali sambutannya dengan menyampaikan penghormatan kepada Ketua Pembina KH Achmad Mujahid, Ketua Pengawas Dr. KH Muhammad Naim, serta seluruh pengurus yayasan dan kepala unit kerja yang hadir. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya forum tersebut sebagai bagian dari proses perencanaan kelembagaan.

Dalam arahannya, Irwan menegaskan bahwa rapat kerja yayasan tidak hanya dipahami sebagai agenda rutin, melainkan sebagai momentum evaluasi dan penguatan organisasi. Ia menyampaikan bahwa forum tersebut merupakan kesempatan untuk melakukan refleksi sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.

Raker kali ini bukan sekadar rutinitas administratif. Ini adalah momentum bagi kita untuk berhenti sejenak, melihat ke dalam, dan melompat lebih jauh,” kata Irwan.

Ia kemudian menjelaskan tiga pilar utama yang menjadi fokus kebijakan yayasan ke depan, yaitu konsolidasi jati diri, penguatan tata kelola, dan transformasi kemandirian. Pada aspek konsolidasi jati diri, Irwan mengajak seluruh unsur yayasan untuk kembali meneguhkan visi, misi, dan nilai-nilai dasar Hidayatullah sebagai landasan dalam menjalankan amanah kelembagaan.

“Saya mengajak seluruh unsur yayasan untuk meneguhkan kembali visi, misi, dan nilai-nilai dasar Hidayatullah. Nilai ini bukan sekadar pajangan di dinding, melainkan kompas dalam setiap keputusan kita,” ujarnya.

Pada aspek penguatan tata kelola, Irwan menekankan pentingnya sistem manajemen yang profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menyampaikan bahwa yayasan sedang bergerak menuju penyempurnaan sistem administrasi dan manajemen sebagai bagian dari penguatan kelembagaan.

“Niat baik saja tidak cukup; ia harus dikelola dengan cara yang baik. Saya ingin yayasan ini berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” kata Irwan.

Selain itu, Irwan juga menyoroti pentingnya transformasi menuju kemandirian yayasan. Ia menyampaikan bahwa kemandirian dimaksud mencakup aspek kelembagaan, program, dan keuangan. “Inilah saatnya kita bergerak menuju kemandirian yayasan. Mandiri secara kelembagaan, mandiri dalam program, dan mandiri secara finansial,” ujarnya.

Dalam penutup sambutannya, Irwan menyampaikan harapan agar forum Rakeryas menghasilkan gagasan yang konstruktif dan solutif bagi pengembangan yayasan. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang evaluasi dan perencanaan bersama. “Saya berharap dalam Raker ini, setiap ide yang muncul adalah ide yang solutif. Jangan takut untuk mengevaluasi diri demi kebaikan institusi,” kata Irwan.

Muhammad Irwan kemudian secara resmi membuka kegiatan Rakeryas Yayasan Al Firdaus Hidayatullah Banten dengan pernyataan pembukaan sebagai tanda dimulainya rangkaian agenda kerja yayasan untuk periode selanjutnya.

Reporter: Qoim Biamrillah
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Sambut Ramadhan, Dana Umat Hadirkan Air Bersih untuk Santri dan Warga Cimanggu

BANDUNG BARAT (Hidayatullah.or.id) -- Menjelang Ramadhan 1447 H, Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Hidayatullah (Laznas BMH) rampungkan program pipanisasi...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img